Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTProyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang KemacetanKomentar: 0
Berita Jakarta

Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan

Suara Realitas, 5 Maret 2026, 13:42 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
POTRET - Warga Kalideres geram! lantaran proyek galian PDAM tak kunjung rampung, sehingga Jalan Satu Maret timbulkan bau tak sedap dan becek. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Bau menyengat dari saluran air yang meluber ke badan Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, dikeluhkan warga maupun pengguna jalan.

Pasalnya, kondisi tersebut diduga dipicu oleh proyek galian pipa PDAM yang hingga kini belum rampung.

Selain menimbulkan aroma tak sedap, genangan air dari saluran yang tersumbat juga membuat kondisi jalan berubah seperti kubangan lumpur.

Akibatnya, aktivitas warga dan para pedagang di sekitar lokasi proyek pun ikut terganggu.

Salah seorang warga setempat, Aini mengatakan, bahwa wilayahnya kini terlihat kumuh, becek, dan dipenuhi bau tidak sedap akibat air saluran yang meluap ke jalan.

“Kondisi jalan sudah rusak parah. Ditambah lagi air dari saluran itu meluber ke jalan, membuat Jalan Satu Maret menjadi biang kemacetan dan terlihat amburadul,” kata Aini.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Kantor Walikota Jakbar pada Malam Pergantian Tahun

Bahkan, ia mengaku sangat heran dengan sikap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat serta para pejabat wilayah yang dinilai terkesan lamban merespons keluhan masyarakat.

“Ini Pemda ke mana? Sepertinya tidak peduli dengan kondisi yang dialami masyarakat. Seharusnya lurah dan camat sebagai pimpinan di wilayah cepat merespons kondisi seperti ini. Jangan hanya sibuk dengan kegiatan yang sifatnya seremonial saja. Lihat kondisi jalan yang macet sepanjang hari akibat galian yang tak kunjung rampung,” tegasnya.

Aini bersama warga lainnya berharap Pemkot Jakarta Barat segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Menurutnya, masyarakat tidak menolak program pembangunan pemerintah, termasuk proyek penyediaan air bersih.

Baca Juga :  Bersama Menteri PKP, Mendagri Lepas 125 Truk Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional tanpa menimbulkan dampak berkepanjangan bagi warga.

“Kami tidak pernah menolak program pembangunan pemerintah dalam pengadaan air bersih. Tapi dalam pelaksanaannya jangan sampai masyarakat yang dikorbankan terlalu lama seperti ini. Tolong tegur pihak PDAM agar bekerja lebih profesional dan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Aini yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jakarta itu berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Sudin Bina Marga dan Sudin Sumber Daya Air (SDA) segera turun tangan agar keluhan warga dapat segera ditangani dan kondisi jalan kembali normal.

Baca tentangBerita Jakarta
Lihat Peristiwa Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Peristiwa
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain