LUMAJANG, suararealitas.co – Bencana tanah longsor menerjang permukiman warga di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Peristiwa yang diduga dipicu hujan deras tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni seorang ayah bernama Imron Rosyadi (40) dan putrinya yang masih berusia 9 tahun.
Longsor terjadi di wilayah RT 22/RW 08 Dusun Jonggrang. Material tanah dari tebing yang berada di atas permukiman warga tiba-tiba runtuh dan meluncur ke bawah hingga menghantam rumah milik Wardi.
Tidak berhenti di situ, material longsoran terus bergerak dan menerjang rumah Imron Rosyadi yang berada tepat di bawah lokasi kejadian.
Nahas, saat peristiwa berlangsung, Imron bersama putrinya sedang berada di dalam rumah. Keduanya tidak berhasil menyelamatkan diri dan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Peristiwa tragis tersebut sontak mengejutkan warga sekitar. Duka mendalam kini menyelimuti keluarga dan masyarakat setempat. Keluarga bersama warga juga telah mempersiapkan proses pemakaman kedua korban.
Selain menelan korban jiwa, kejadian tersebut turut menyebabkan dua rumah warga terdampak material longsor.
Warga Diminta Waspada Ancaman Longsor
Tragedi di Dusun Jonggrang kembali menjadi pengingat akan tingginya potensi bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Pronojiwo, khususnya kawasan permukiman yang berada di bawah tebing dan lereng perbukitan.
Curah hujan tinggi dapat meningkatkan risiko pergerakan tanah, terutama pada lereng yang kondisinya labil atau telah mengalami retakan.
Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.
Warga juga diminta segera menjauh dari lokasi apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan di permukaan tanah, pohon atau tiang yang mulai miring, hingga suara gemuruh dari arah lereng.
Apabila kondisi dinilai membahayakan, warga diharapkan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan mengikuti arahan petugas setempat.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan langkah evakuasi dini sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana longsor.












