Oknum Kepala BGN Banten Diduga Lakukan Skandal Percintaan

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Dugaan Skandal Percintaan diluar Nikah

Foto ilustrasi Dugaan Skandal Percintaan diluar Nikah

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Dugaan skandal percintaan yang dialami oknum PPPK pegawai badan gizi nasional (BGN), hingga bobroknya kinerja tuai promblematika, Jum’at (06/03/2026).

Ditengah lonjakan masalah program politik Presiden Prabowo dengan andalan makan bergizi gratis (MBG), di daerah Banten, khususnya Tangerang Raya, menjadi ‘titik tumpu’ ketidakpuasan masyarakat, lantaran tak sesuai ekspektasi.

Mayoritas satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) hanya sebuah nama dengan isapan jempol semata. Disinyalir minimnya pengawasan dan penindakan dari pejabat daerah terkait, membuat mitra berbagai yayasan dengan suguhan menu terkesan asal. Bahkan di luar daerah pun rentan keracunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu adanya evaluasi menyeluruh agar tetap mengedepankan kualitas dan tumbuh kepercayaan dibenak masyarakat. Terlebih, sebelumnya dikabarkan, oknum PPPK paruh waktu dengan jabatan sebagai Kepala Regional BGN Banten dikabarkan berhubungan dengan seorang wanita hingga mengakibatkan hamil diluar nikah.

Baca Juga :  Ponpes Al Zaytun Digeledah Tim Penyidik Bareskrim Polri Guna Lengkapi Berkas

Bukan hanya itu, menurut pengakuan wanita (MS), setelah sekian lamanya tinggal bersama tanpa ikatan, oknum tersebut meninggalkan tanpa sebab yang jelas, pasca janin diperutnya itu gugur.

” Saya sudah hampir satu tahun tinggal bersama dia di kostan, sampai saya hamil 3 bulan, tapi kandungan saya keguguran karena kecelakaan. Buktinya ada kok saya simpan, ” kata MS dengan nada sedih, Kamis (05/03/2026) kemarin.

Ia dan anak-anaknya terkena beban mental dan psikis, karena sebelumnya oknum tersebut berjanji akan menikahi pasca pelantikan P3K dan sudah memberikan cincin emas sebagai syarat.

‎” Padahal dia (IR) sudah berjanji sama saya dan anak – anak saya mau nikah, dan sudah bertemu dengan keluarga besar saya juga, terus saya juga dikasih cincin sama dia untuk tanda mau di nikahin, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Gawat! Penjualan Obat Keras Terbatas Ilegal di Bekasi Semakin Marak, Kuat Dugaan Adanya Keterlibatan Oknum Berseragam Aktif

Atas dasar ini, MS beserta anaknya yang mengetahui, akan melaporkan oknum Kepala Regional BGN Banten kepada pihak berwajib dengan bukti yang konkret.

‎Sebagai informasi, tindak pidana kumpul kebo atau living together ini adalah delik aduan, hanya bisa diproses jika ada laporan dari orang tua, anak, atau pasangan resmi (suami/istri).

Berdasarkan, UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) perbuatan kumpul kebo living together (kohabitasi) diatur dalam Pasal 412 KUHP, di mana pelakunya dapat dipidana penjara paling lama 6 bulan atau denda.

PPPK paruh waktu yang terbukti melakukan “Kumpul Kebo” dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan KUHP Baru dan diberhentikan sebagai ASN karena melanggar kode etik dan disiplin pegawai.

Hingga berita ini dirilis, belum ada kutipan resmi dari pihak terkait.Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Berita Terkait

Diduga Ada “Jual Beli Kursi” PJLP di Jaksel: Setor Puluhan Juta, Kerja Sebulan Langsung Dirumahkan
Rokok Tanpa Cukai Seolah Kebal Hukum di Jakarta Barat, Aktivis Tantang Aparat Ungkap Aktor Besar di Balik Jaringan Distribusi
Dilaporkan ke Polisi dan Ombudsman Republik Indonesia, Sengketa Tanah di Denpasar Minta Kepastian Hukum
Polri Diminta Responsif terhadap Sorotan Publik
Gudang Penimbunan Solar Subsidi Ilegal Diduga ‘Diselamatkan’ Sebelum Aparat Tiba: Skandal Bocor Informasi?
Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar
Aceng Syamsul Hadie: Menembus Kebuntuan SP3 Atas Kasus Pengrusakan Rumah Wastinah 2016 Indramayu: Ujian Serius bagi Akuntabilitas Polri
Satresmob Polri Berhasil Ringkus 3 Pelaku Perampokan Dengan Senpi Di Tulang Bawang Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:07 WIB

Oknum Kepala BGN Banten Diduga Lakukan Skandal Percintaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:41 WIB

Diduga Ada “Jual Beli Kursi” PJLP di Jaksel: Setor Puluhan Juta, Kerja Sebulan Langsung Dirumahkan

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:04 WIB

Rokok Tanpa Cukai Seolah Kebal Hukum di Jakarta Barat, Aktivis Tantang Aparat Ungkap Aktor Besar di Balik Jaringan Distribusi

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:41 WIB

Dilaporkan ke Polisi dan Ombudsman Republik Indonesia, Sengketa Tanah di Denpasar Minta Kepastian Hukum

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:21 WIB

Polri Diminta Responsif terhadap Sorotan Publik

Berita Terbaru

Berita Aktual

Polda Metro Jaya Menggalkan Peredaran 3 KG Ganja di Tanah Abang

Sabtu, 7 Mar 2026 - 03:10 WIB

Foto ilustrasi Dugaan Skandal Percintaan diluar Nikah

Hukum & Kriminal

Oknum Kepala BGN Banten Diduga Lakukan Skandal Percintaan

Sabtu, 7 Mar 2026 - 00:07 WIB

Opini

Zakat sebagai Instrumen Politik Umat

Jumat, 6 Mar 2026 - 23:12 WIB