Dinas Pendidikan Tangsel Bungkam, Terkait Dugaan SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yanto Nelson Nalle SH, MH sebagai Pengamat hukum menegaskan bahwa ijazah, termasuk tingkat SD, adalah akta otentik yang sah menurut undang-undang sebagai dokumen bukti kelulusan.

Yanto Nelson Nalle SH, MH sebagai Pengamat hukum menegaskan bahwa ijazah, termasuk tingkat SD, adalah akta otentik yang sah menurut undang-undang sebagai dokumen bukti kelulusan.

KOTA TANGSEL, Suararealitas.co – Ijazah SD sangat penting sebagai dokumen legal validasi pendidikan dasar, syarat mutlak melanjutkan ke jenjang SMP/sederajat, serta untuk administrasi kependudukan seperti KK dan KTP. Ijazah ini juga menjadi bukti formal untuk melamar pekerjaan tertentu atau Paket B.

Yanto Nelson Nalle SH, MH sebagai Pengamat hukum menegaskan bahwa ijazah, termasuk tingkat SD, adalah akta otentik yang sah menurut undang-undang sebagai dokumen bukti kelulusan.

Sekolah yang lalai dalam menjaga atau sengaja menahan/menghilangkan ijazah dapat dikenakan sanksi administratif berat dari Dinas Pendidikan. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 58 Tahun 2024, satuan pendidikan memiliki kewajiban untuk memproses penggantian ijazah yang rusak atau hilang. Jika kelalaian terbukti sistematis, sekolah bisa mendapatkan peringatan hingga evaluasi izin operasional bagi sekolah swasta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti halnya yang dialami Surya Ningrat yang mengaku alumni SDN Jombang 05 lulusan tahun 94 merasa kaget bahkan bingung saat mendatangi tepat dulu ia bersekolah bahwa ijazah nya sudah tidak ada, ijazah SD di gudang arsip hilang dan tidak di ketemukan.

Terkait persoalan ini ada delik Sanksi Pidana (Potensial) seperti beberapa kasus hukum di Indonesia, pihak sekolah yang menghilangkan atau menahan ijazah dapat dilaporkan dengan pasal penggelapan dokumen:

Baca Juga :  Tanamkan Jiwa Keperdulian dan Kemanusiaan, H.Heri MS Ajak Warga Terdampak Kebakaran Kedoya Utara Makan Sahur agar Tetap Sama-sama Jalankan Ibadah Puasa

• Pasal 372 KUHP: Terkait penggelapan barang milik orang lain yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun.

• Undang-Undang Pelayanan Publik: Sekolah sebagai penyelenggara layanan publik dapat dilaporkan ke Ombudsman RI jika terjadi maladminstrasi dalam pengelolaan dokumen negara seperti ijazah.

Sebagai contoh, Johan Simijaya SH pria kelulusan tahun 84 di SMAN 1 Kota Tangerang, pernah alami foto ijazah yang rusak, lalu mendatangi sekolah yang dimaksud untuk meminta arsip/data yang ada disekolahnya.

“Waktu 2tahun silam Ijazah SMA saya alami rusak pada foto, lalu saya datangi pihak sekolah SMAN 1 Kota Tangerang.” Terang Johan kepada Pewarta, Minggu (25/01/2026)

Disisi lain ada erni yang mengaku teman surya yang sama-sama lulusan di SDN Jombang 05 pada tahun 94.ia mengaku Ijazahnya ada .

“Ijazah gue ada sur, coba lo tanya bagian arsip ..kan gue ama lo lulus sekolah barengan di SDN Jombang 05.” Terangnya

“Ijazah sudah di cari tidak di ketemukan karena kelulusan di tahun tersebut sudah Bertumpuk-tumpuk dan sudah tidak ada lagi di Gudang Arsip”. Ucapan Surya menirukan salah satu Guru SDN Jombang 05 melalui telpon WhatsApp.

Baca Juga :  Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate di Hotel Jakarta Barat Terungkap, Polisi Kejar Aktor Lain

“Yang saya heran ko bisa tidak di ketemukan memang nya tidak tersimpan data di komputer atau di data lainnya,” katanya.

Menurut salah satu guru  SDN Jombang 05 mengatakan, ia tidak mengerti dan tidak tahu karena para guru yang mengajar di tahun tersebut sudah tidak ada lagi dan sudah tidak mengajar lagi di sekolah SDN Jombang 05 ini.

Di hubungi terpisah mantan Guru Fuji Maryanto melalui telepon WhatsApp berjanji akan mencarikan ijazah yang belum ketemu.

“Nanti saya coba di bantu menanyakan ke Guru SDN Jombang 05, sabar yah Surya sedang di cari kembali oleh Guru SDN Jombang 05, karena di tahun tersebut, tidak ada computer dan tidak ada Handphone atau alat canggih lain nya, yang ada hanya mesin ketik saja pada jaman nya di tahun tersebut”. Ucapan Fuji Maryanto melalui telpon WhatsApp.(CIL)

Penulis : CiL

Berita Terkait

Dindik Kabupaten Tangerang Perkuat Budaya Sekolah Aman Cegah Perundungan dan Intoleransi
Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong
Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi
13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
Pengcab PSTI Bersama Disdik Kabupaten Tangerang Laksanakan Sosialisasi Coaching Clinic Sepak Takraw ‎
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:36 WIB

Dindik Kabupaten Tangerang Perkuat Budaya Sekolah Aman Cegah Perundungan dan Intoleransi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:34 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:56 WIB

Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Berita Terbaru