Ditreskrimsus Polda Banten Gerebek Lokasi Elpiji Oplosan di Sepatan, 6 Pelaku Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten, menggerebek lokasi penyuntikan gas tabung 3 kg ke gas tabung 5,5 Kg dan 12 Kg dalam jumplah besar di Pangkalan LPG 12 Kg Cahaya Abadi, Jalan Raya Pakuhaji No.97 RT. 05 RW.01, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Prov. Banten. Senin (01/12/ 2025) Jam 11.00 Wib

Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten, menggerebek lokasi penyuntikan gas tabung 3 kg ke gas tabung 5,5 Kg dan 12 Kg dalam jumplah besar di Pangkalan LPG 12 Kg Cahaya Abadi, Jalan Raya Pakuhaji No.97 RT. 05 RW.01, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Prov. Banten. Senin (01/12/ 2025) Jam 11.00 Wib

KABUPATEN TANGERANG, Suararealitas.co – Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten, menggerebek lokasi penyuntikan gas tabung 3 kg ke gas tabung 5,5 Kg dan 12 Kg dalam jumplah besar di Pangkalan LPG 12 Kg Cahaya Abadi, Jalan Raya Pakuhaji No.97 RT. 05 RW.01, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Prov. Banten. Senin (01/12/ 2025) Jam 11.00 Wib

Pasalnya, lokasi pangkalan elpiji tersebut diduga melakukan tindak pidana pengangkutan atau niaga bahan bakar Gas yang penyediaan dan pendistribusiannya diberikan penugasan pemerintah (Suntik/Pemindahan isi Gas LPG 3kg ke LPG 12 Kg).

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan pemindahan Tabung Gas ukuran 3 Kg bersubsidi ke Tabung Gas 5,5 Kg dan 12 kg Non subsidi sudah berjalan selama 7 bulan sejak bulan Juni 2025 sampai bulan Desember 2025 hingga sekarang ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik pangkalan diketahui berinisial H. S, dirinya menjual tabung gas 5,5 Kg dan 12 Kg ke warung-warung dan restoran yang ada di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Duh!! Laporkan Miras, Warga Diancam Diculik dan Dijual Organ Tubuh ke Kamboja

Menurut keterangan yang bersangkutan, dirinya membeli tabung gas Lpg ukuran 3 Kg dengan harga Rp19.000 disuntikan ke tabung 5,5 Kg dijual seharga Rp80.000.

Sedangkan, yang disuntikkan ke tabung 12 kg dijual Rp140.000 hingga Rp 160.000. Menurut petugas H.S mendapatkan tabung gas Lpg 3 Kg subsidi didapat dari pangkalan pangkalan yang datang ke lokasi TKP.

Dari penggerebekan tersebut, Polisi mengamankan 6 tersangka yakni; insial A (30), Y (36), NT (25), N (42), S (48), Hj. B Als S (Pemilik) sedang 5 lainya berperan sebagai buruh, sopir dan kenek.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan berupa, 4 Unit Kendaraan R4, 77 buah tombak regulator, 1 buah timbangan digital, 1 buah karung berisi segel untuk tabung Gas 12 Kg. Selain itu Polisi juga mengamankan barang bukti Tabung Gas sebanyak 2.043 ukuran 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg.

Kini, para pelaku dan barang bukti sitaan di bawa ke Mako Polda Banten guna penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Paspor Merah Putih Ditunda, Imigrasi Fokus Peningkatan Layanan

Atas perbuatanya, para tersangka dijerat dugaan tindak pidana, setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau Liquefied Petroleum Gas yang disubsidi dan/atau penyediaan dan pendistribusiannya diberikan penugasan Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Ironisnya, lokasi penggerebekan penyuntikan Gas Elpiji itu tak jauh dari Mapolsek Sepatan, hanya berjarak 200 meter.

Sementara Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut via WhatsApp Selasa (2/12/2025) menjawab singkat. “Nanti dulu ya mas, minta waktunya,” jawab Prapto.(CIL)

Berita Terkait

Diduga Penculikan Wartawan oleh Oknum TNI: Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas, “Kami Akan Memantau Proses Hukumnya…!!”
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Hadiri Panen Raya Jagung Nasional dan Launching 166 SPPG Polri Bersama Presiden RI
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika: Pemasangan Atap Rampung, Progres Pembangunan 5 Rumah Capai 90 Persen
Pdt. Anton Wamang Menarik Pernyataan soal Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Putrinya di Camp Wini Mp.69 Tembagapura
Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi
Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Jaringan Ekstasi di THM Jakarta Barat
Bersatu Dengan Alam, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Tanam Ribuan Bibit Mangrove
TNI Koops Habema Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Nalince Wamang dan Komitmen Lindungi Warga

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:55 WIB

Diduga Penculikan Wartawan oleh Oknum TNI: Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas, “Kami Akan Memantau Proses Hukumnya…!!”

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:50 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Hadiri Panen Raya Jagung Nasional dan Launching 166 SPPG Polri Bersama Presiden RI

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:24 WIB

Pdt. Anton Wamang Menarik Pernyataan soal Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Putrinya di Camp Wini Mp.69 Tembagapura

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:36 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:21 WIB

Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Jaringan Ekstasi di THM Jakarta Barat

Berita Terbaru

Nasional

Makam Ki Mauk Diresmikan Bupati Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:38 WIB

Megapolitan

Gubernur DKI Lepas Peserta Digiland Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:27 WIB