Cegah Terjadi Bullying, Serka Sakip Masuk Ke Sekolah SMAN 24

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Babinsa Koramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Trs Serka Sakip memberikan sosialisasi dan edukasi anti perundungan dan kekerasan kepada murid-murid Sekolah Menengah Atas (SMAN 24), jumat (21/11/2025)

Babinsa Koramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Trs Serka Sakip memberikan sosialisasi dan edukasi anti perundungan dan kekerasan kepada murid-murid Sekolah Menengah Atas (SMAN 24), jumat (21/11/2025)

KABUPATEN TANGERANG, Suararealitas.co – Upaya mencegah terjadinya kasus perundungan atau bullying yang marak di kalangan pelajar, Babinsa Koramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Trs Serka Sakip memberikan sosialisasi dan edukasi anti perundungan dan kekerasan kepada murid-murid Sekolah Menengah Atas (SMAN 24), kegiatan di gelar di halaman SMAN 24 Kelurahan Kutabaru Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Jum’at (21/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut juga dihadiri Kepala Sekolah SMAN 24 Suryadi Didik Prayitno, H. Gozali Al-Mauqi, Muhadi Ketua Komite, H. Muklisin Sekertaris Komite, para staf guru SMAN 24 dan seluruh siswa, siswi SMAN 24.

Baca Juga :  Wine Palace Angkat Produk Lokal di National Wine Day 2025

Dalam penyampaiannya Serka Sakip Babinsa Kelurahan Kutabaru menjelaskan, bahwa perundungan atau bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik tetapi bisa juga seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan, ” jelasnya.

Baca Juga :  Perbedaan Kronologi Jadi Sorotan dalam Kasus Guru SMPN 23

Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi bullying ini dapat bermanfaat buat siswa, agar selalu ingat dalam lingkungan sekolah harus saling menghargai dan menghormati sesama siswa, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lancar.

Selain melakukan penyuluhan bullyng Serka Sakip juga mensosialisasikan bahayanya penggunaan Narkoba yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Berhasil Menggalkan Peredaran Sabu 102 Gram Di Jakarta Barat
Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Logistik Kelompok Daniel Aibon Kogoya Berhasil Dikuasai
Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Lanjutkan Pekerjaan Flur Lantai dan Pemasangan Lisplang RTLH
Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme
Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda
BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman
Ramadan dan Urgensi ZIS di Tengah Realitas Indonesia Hari Ini
Kapolres Priok Hadiri Rapat Forkopimko Jakarta Utara, Bahas Koordinasi, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan & Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:18 WIB

Polda Metro Jaya Berhasil Menggalkan Peredaran Sabu 102 Gram Di Jakarta Barat

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:03 WIB

Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Logistik Kelompok Daniel Aibon Kogoya Berhasil Dikuasai

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:02 WIB

Tokoh Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Pasar Kemis, Akan Berantas Aksi Premanisme

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan 109,8 Kg Sabu, Selamatkan 620 Ribu Jiwa Generasi Muda

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:16 WIB

BRI Kanca Pandeglang Berbagi Takjil Bersama Masjid Agung Ar-Rahman

Berita Terbaru