Kontrak Baru BDKR Tembus Rp336 Miliar hingga September, 60% dari Swasta

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) mencatat laba bersih Rp9 miliar pada Kuartal II 2025, menurun signifikan dibandingkan Rp28,5 miliar pada periode sama 2024.

Pendapatan perseroan turut melemah, hanya mencapai Rp199 miliar sepanjang kuartal berjalan, turun dibanding capaian Rp248 miliar pada Kuartal II tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bisnis konstruksi masih menghadapi tekanan, meski strategi efisiensi dan diversifikasi tetap dijalankan perusahaan,” ujar Direktur BDKR, Tan Franciscus dalam Public Expose live, Selasa (9/9).

Laba kotor perseroan juga terkoreksi ke Rp79 miliar, jauh di bawah capaian Kuartal II 2024 sebesar Rp104 miliar, mencerminkan tantangan profitabilitas.

Baca Juga :  Momentum Awal Kerja, BRI BO Labuan Perkuat Motivasi dan Kebersamaan

Namun, neraca keuangan dinilai sehat. Total aset BDKR hanya turun tipis menjadi Rp1,22 triliun dibanding Rp1,35 triliun pada tahun sebelumnya.

Portofolio proyek tetap berjalan, termasuk pembangunan Bank Mandiri PIK 2, Maintenance PLTB Tolo Jeneponto, Coal Handling System Bunati, serta proyek Bukit Asam Palembang.

Perseroan juga menangani proyek CAA Chandra Asri Cilegon, memperkuat kontribusi BDKR dalam sektor energi, manufaktur, dan konstruksi di tengah persaingan pasar nasional.

Hingga awal September 2025, BDKR berhasil mengamankan kontrak baru senilai Rp336 miliar, dengan lebih dari 60 persen berasal dari sektor swasta.

Baca Juga :  BRI Kunjungi Polres Metro Tangerang Kota dalam Rangka Pemberian Ucapan Ulang Tahun Kapolres

Pencapaian tersebut menegaskan diversifikasi portofolio semakin kuat, mengurangi ketergantungan proyek pemerintah, sekaligus menjaga kesinambungan arus pendapatan perusahaan.

Manajemen menyiapkan strategi 2025–2026 dengan fokus pada ekspansi proyek luar infrastruktur, pengembangan struktur laut, hingga memperluas layanan rental dan operasional.

Langkah efisiensi transportasi, pemeliharaan, serta perluasan basis klien swasta diharapkan mendukung pemulihan laba BDKR pada kuartal berikutnya.

“Meski tantangan makro ekonomi dan geopolitik masih besar, BDKR optimis strategi diversifikasi akan menjaga pertumbuhan serta memperkuat posisi industri konstruksi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang
Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:02 WIB

Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Penjual Air Gun Beromzet Ratusan Juta Diringkus saat Transaksi

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:15 WIB