Aktivis Lingkungan: Mitigasi Bencana itu Tanam Mangrove bukan Tanam Pagar Laut

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat aksi penanaman ribuan mangrove. (Foto: Suara Realitas).

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat aksi penanaman ribuan mangrove. (Foto: Suara Realitas).

KABUPATEN TANGERANG – Upaya mitigasi bencana pesisir Tangerang Utara (Pantura) dari banjir rob, erosi dan abrasi, ratusan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) menggelar aksi penanaman ribuan mangrove dengan tema ‘Ruwat Kampung, Rawat Bumi’, Rabu (15/01/2025).

“Alhamdulillah hari ini bersama rekan-rekan Kalung, sebagai upaya mitigasi bencana Banjir Rob, Erosi dan abrasi di Pesisir Tangerang Utara kami laksanakan aksi penanaman ribuan mangrove, bukan Tanam Pagar yah,” ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus.

Baca Juga :  TPA Rawa Kucing Over Kapasitas, Aktivis Minta Danantara Ambil Alih PSEL Kota Tangerang

Ketua Banksasuci Foundation tersebut menambahkan bahwa kondisi sejumlah hutan mangrove di area pesisir Tangerang Utara saat ini kritis dan fungsi lindungnya sangat minim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang dibutuhkan saat ini adalah aksi nyata, habis waktu untuk diskusi dan beretorika, harus segera kita lakukan upaya revitalisasi hutan mangrove karena kondisinya saat ini kritis dan fungsi Lindungnya sangat minim,” tambahnya.

Baca Juga :  Danramil 01/Tln Pimpin Langsung Jum'at Jawara

Kedepan, Ade berharap agar semua pihak dalam upaya mitigasi bencana pesisir Tangerang Utara dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam skema Pentahelix.

“Sudah bukan saatnya ego centris dan saling menyalahkan, saatnya seluruh stakeholders bergandengan tangan bersinergi dan kolaborasi dalam bingkai Pentahelix, semua memiliki peran dalam mencegah terjadinya Bencana Pesisir Tangerang Utara,” pungkasnya.

Penulis : Cil

Editor : Reza Mahendra

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru