Pemindahan Makam Kramat dari Desa Muara ke Desa Kohod, Ini Penjelasannya!,

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Kabupaten Tangerang – Keberadaan makam salah satu penyiar agama islam yang berada di Desa Muara kecamatan Teluknaga, kabupaten Tangerang  yang diperkirakan berumur ratusan tahun tersebut berkisar tahun 1630-1720 masehi. Saat ini telah dipindahkan ke wilayah Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. 
Pasalnya, Pemindahan makam seorang ulama tersebut dilakukan selain ada amanat dari seorang tokoh agama setempat bahwa makam tersebut ingin dipindahkan, Lokasi makam itu juga memang terkena dampak pembangunan mega proyek.
Menurut keterangan kepala Desa Muara, HM Syaripudin menjelaskan bahwa pemindahan makam yang diyakini seorang ulama yang bernama KH. Abdullah tersebut bermula adanya amanat yang disampaikan oleh mediator kepadanya agar makam dipindahkan ke wilayah Desa Kohod. 
“Hari ini proses pemindahan makamnya, dan ini pun adalah amanat yang disampaikan ke pemerintah Desa Muara. Semoga dari hal ini, Desa Muara dan Desa Kohod mendapatkan keberkahan semuanya, Amin.” ucapnya kepada wartawan, Senin (22/4/2024) 
Ditempat yang sama, Kepala Desa Kohod, Arsin Bin Asip dalam giat tersebut sangat merespon dan mengatakan sebelumnya kepala Desa Muara menyampaikan bahwa makam salah satu ulama yang ada di Desa Muara akan dipindahkan ke Desa Kohod. 
“Pada hari ini pemindahan makam KH Abdullah yang sebelumnya berada di Desa Muara, kecamatan Teluknaga, saat ini makam tersebut dipindahkan ke Desa Kohod, kecamatan Pakuhaji.” paparnya
Arsin Bin Asip Berharap agar apa yang dilakukannya tersebut semua dapat bermanfaat untuk kita semua, khususnya masyarakat Desa Kohod dan masyarakat Kabupaten Tangerang pada umumnya. 
“Berharap, Agar kita lebih mengetahui lagi para leluhur pendiri agama islam supaya  mengenang jasa jasanya.” pungkasnya 
Informasi yang didapat, Makam KH Abdullah dari Desa Muara tersebut dipindahkan berdekatan dengan makam seorang gurunya, Mbah Kohod yang notabenenya adalah seorang ulama di wilayah Desa Kohod.(Sur)
Baca Juga :  Operasional PT SCG Disetop SatpolPP
Baca Juga :  PWHI Pertanyakan Proyek Rehabilitasi Irigasi Cisadane

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru