Presiden Jokowi Resmi Buka ASEAN Indo-Pacific Forum

- Jurnalis

Rabu, 6 September 2023 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,(6/9) – ASEAN Indo-Pacific Forum 2023: Implementation of the ASEAN Outlook of the Indo-Pacific yang merupakan flagship event tidak terpisahkan dari KTT ke-43 ASEAN dan KTT Asia Timur resmi dibuka pada Selasa (5/9). 
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan
langsung acara yang diselenggarakan di Hotel Mulia Jakarta tersebut di hadapan para pemimpin negara Anggota ASEAN.
Presiden Jokowi dalam sambutannya menyampaikan, AIPF merupakan forum implementasi konkret yang sekaligus menjadi upaya untuk mengukuhkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia.
“Kita patut bersyukur, di tengah melemahnya ekonomi dunia, ekonomi ASEAN terbukti tangguh dan terus tumbuh, melebihi pertumbuhan ekonomi, baik secara global maupun kawasan lainnya. 
Dengan populasi sebesar 680 juta jiwa, ASEAN merupakan pasar yang potensial dengan peluang investasi yang menjanjikan,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi menambahkan, di tengah tantangan global dan rivalitas geopolitik di Indo-Pasifik, AIPF hadir untuk mendorong kerja sama yang bermanfaat di antara negara ASEAN dan Indo-Pasifik.
“Membangun habit of cooperation yang ‘win-win formula’, tanpa satu pun merasa dikuncilkan,” lanjut Presiden Jokowi.
ASEAN Indo-Pacific Forum mempunyai 3 agenda utama. 
Pertama, infrastruktur hijau dan rantai pasok yang resilien yang tumbuh lebih kokoh melalui hilirisasi industri dan pembangunan ekosistem EV sebagai contoh konkret membangun rantai pasok di kawasan.
“Kedua, pembiayaan berkelanjutan dan inovatif, ASEAN membutuhkan USD29,4 triliun, untuk transisi energi dan dibutuhkan skema pembiayaan inovatif melalui paket kemitraan yang profitable dan sustainable,” ujar Presiden Jokowi.
Pada agenda ketiga terkait transformasi digital dan ekonomi kreatif, Presiden Jokowi menuturkan ekonomi digital ASEAN pada tahun 2030 diperkirakan tumbuh hingga USD1 triliun. 
Inovasi digital perlu diperkuat untuk mendukung ekonomi kreatif dan mendorong kemajuan UMKM.
Presiden Joko Widodo mengapresiasi dukungan dan kontribusi negara-negara ASEAN dan mitra ASEAN sehingga dapat mengumpulkan 93 proyek kerja sama dengan nilai USD38,2 miliar, dan 73 proyek potensial senilai USD 17,8 miliar.
“Ini mencerminkan komitmen kita, to walk the talk, bersama-sama membangun Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan makmur. 
ASEAN akan terus terbuka dalam berkolaborasi dan membangun kerja sama yang inklusif, sekaligus pertebal strategic trust di Indo Pasifik,” tandas Presiden Jokowi.
Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir mengatakan, AIPF merupakan momen mencari peluang dan momen tanggung jawab untuk membangun masa depan yang lebih terhubung, lebih sejahtera, dan lebih berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik. Pandangan ASEAN mengenai Indo-Pasifik memperkuat kerja sama regional dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dan inovatif.
“Kami terinspirasi oleh pandangan ASEAN dan kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan yang sesungguhnya, sekaligus menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di Kawasan Indo-Pasifik. Semangat inilah yang membuat kita ada di sini pada hari ini,” ujar Menteri Erick.
Menteri Erick menjelaskan, AIPF yang merupakan bagian dari Keketuaan ASEAN pada tahun 2023 menjadi platform dialog yang konstruktif untuk memajukan kolaborasi inklusif dan konkret antara pemerintah, swasta dan Badan Usaha Milik Negara.
“Dalam menghadapi tantangan global yang kompleks, pemerintah Indonesia melalui BUMN secara aktif
berkolaborasi dengan mitra global untuk mengatasi
permasalahan di berbagai sektor, misalnya dengan
membentuk aliansi strategis untuk membangun ekosistem rantai nilai baterai, bekerjasama dalam memperluas konektivitas dan digitalisasi di seluruh wilayah, dan berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur kawasan. Contoh-contoh ini mewakili kekuatan transformatif kerja sama regional bagi kemajuan kolektif komunitas ASEAN dan Indo-Pasifik,” jelas Menteri Erick.
Menteri Erick berharap, diskusi dan keterlibatan BUMN dalam forum ini dapat menginspirasi kemitraan baru, memperkuat hubungan yang sudah ada dan menghasilkan solusi yang inovatif terhadap tantangan yang dihadapi saat ini.
Baca Juga :  Perbuatan Melawan Hukum, Fintech Pinjam Modal dan PT BFI Finance Indonesia TBK Digugat 1,2 Trilyun
Baca Juga :  Prawita GENPPARI Nikmati Sensasi Kedung Cowet, Amazon-nya Indrama

Berita Terkait

Bawa Botol Bersumbu Bakar Saat Unras, Satu Orang Ditetapkan Tersangka oleh Polda Metro Jaya
Komitmen PAUD & PKBM Mutiara Hati Melahirkan Generasi Berkualitas
Demonstrasi di Thamrin Berakhir Damai, Kapolres Ucapkan Terima Kasih kepada Semua Pihak
Perempuan Jadi Garda Terdepan Pengelolaan Lingkungan dalam Green Beauty Lifestyle INVIROTECH 2026
Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Kemayoran Intensifkan Jaga Jakarta On The Spot
Enam Bulan, Polres Tanjung Priok Ringkus 67 Tersangka Narkoba dan Sita 3,2 Kg Sabu
Dukung Program Lingkungan, Lurah Semanan Ajak Warga Pilah Sampah di Sumbernya
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel, Kapolda Ingatkan Aksi Mahasiswa Dilayani Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:32 WIB

Bawa Botol Bersumbu Bakar Saat Unras, Satu Orang Ditetapkan Tersangka oleh Polda Metro Jaya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:19 WIB

Demonstrasi di Thamrin Berakhir Damai, Kapolres Ucapkan Terima Kasih kepada Semua Pihak

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Perempuan Jadi Garda Terdepan Pengelolaan Lingkungan dalam Green Beauty Lifestyle INVIROTECH 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:19 WIB

Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Kemayoran Intensifkan Jaga Jakarta On The Spot

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37 WIB

Enam Bulan, Polres Tanjung Priok Ringkus 67 Tersangka Narkoba dan Sita 3,2 Kg Sabu

Berita Terbaru

Nasional

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:45 WIB