FMCSC Meminta Pj Gubernur Banten Agar Bantaran Sungai Cisadane Kembali Kepada Fungsinya

- Jurnalis

Rabu, 29 Maret 2023 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Tomy Suherman, Wakil Forum Masyarakat Cinta Sungai Cisadane (FMCSC) saat melayangkan surat kepada Instansi. 


Kabupaten Tangerang, SR  Warga Tangerang Utara yang tergabung dalam Forum Masyarakat Cinta Sungai Cisadane (FMCSC) meminta kepada pemerintahan provinsi Banten dan Pemda Kabupaten Tangerang agar bantaran Sungai Cisadane yang berada di Desa Kali Baru dan Desa Gaga kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Dikembalikan kepada fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). 
Menurut keterangan Tomy Suherman, Wakil ketua FMCSC mengatakan bahwa wilayah Tangerang Utara yang saat ini sedang berkembang dari segi aspek pembangunan tersebut, sudah selayaknya memiliki RTH untuk pasilitas masyarakat. 
“Kami meminta kepada Instansi terkait baik Pemda Kabupaten Tangerang, khususnya Pemprov Banten dapat merealisasikan ke inginan warga ini,” kata Tomy Suherman, wakil ketua FMCSC kepada awak media. pada Selasa (28/03/2023) 
Selain itu Tomy menjelaskan bahwa FMCSC sudah melayangkan usulan usulannya kepada Instansi terkait. Yakni, 
1. Pembuatan Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) di atas tanah bantaran sungai cisadane. Yang di dalamnya terdapati, Jogging Track, Area Bermain Anak, Jajanan Rakyat/ Kuliner.

Dalam rangka menjaga kelestarian dan keindahan dan di kembalikan kepada fungsinya sebagai ruang terbuka
hijau dan menjadi Taman Bermain Anak, Jajanan Rakyat yang bernuansa alam, diatas tanah bantaran sungai
cisadane yang berada di Desa Kalibaru dan Desa Gaga Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang. 
2. Normalisasi Saluran Sekunder Gaga – Kohod. 
Mengembalikan dan menjaga fungsi saluran sekunder sepanjang ± 4.000 m-Desa Gaga, Kalibaru,
Kohod, yang saat ini tidak terawat dan tersumbat karena sudah banyaknya bangunan liar diatas saluran sekunder tersebut sehingga tersumbatnya aliran air dan menyebabkan banjir dipemukiman sekitar disaat musim penghujan.
3. Peningkatan Jalan Kalibaru-Gaga-Kohod. 
Untuk mengantisifasi kemacetan maka di pandang perlu peningkatan jalan Kalibaru, Gaga, sepanjang kurang lebih
3.000 meter. (Sur/Red)
Baca Juga :  Cok Ace Adakan Rapat Koordinasi Tindaklanjuti Dugaan Penipuan, DE Karang: Ini Jadi Acuan Agar Money Changer Ilegal Segera Ditertibkan
Baca Juga :  Guna Tingkatkan Posyandu Aktif dan Upaya Cegah Stunting, Dinkes Lampung Gelar Giat Germas di Pesisir Barat

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru