17 Rumah Layak Huni, Diresmikan Bupati Tangerang

- Jurnalis

Jumat, 19 Maret 2021 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suararealitas.com, Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar langsung meresmikan 17 rumah tidak layak huni menjadi layak huni di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jum’at (19/3/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program kolaborasi PT Sarana Multigriya Financial (SMF) dengan Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), Direktorat Jenderal Cipta Karya Kemeterian Perumahan Rakyat dan juga Pemerintah Kabupaten Tangerang, dengan menargetkan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni untuk wilayah skala kawasan Kecamatan Mauk.

Rumah Layak Huni tersebut merupakan CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero), Perusahaan BUMN yang berada di bawah Kementerian Keuangan RI.

“Dalam sambutanya Zaki mengatakan Kami ucapkan terima kasih kepada PT SMF Persero dan Kementerian PUPR atas dukungan serta kerjasamanya dalam program penataaan wilayah pesisir di Kabupaten Tangerang yang termasuk dalam Program KOTAKU ,” ucap Zaki dalam sambutannya.

Zaki Iskandar menilai pembangunan ini sangat  layak sekali dan telah dilengkapi dengan sanitasi yang lengkap, masih menurut Zaki hal ini sangat dibutuhkan karena dalam menciptakan kesehatan ini harus dimulai dari rumah.

Baca Juga :  Jemaah Ahmadiyah Indonesia Pendonor Mata Terbesar di Indonesia

Ahmed Zaki Iskandar pun berharap kepada para penerima manfaat bisa menjaga dan merawat hasil dari pembangunan rumah.

“Kami juga berharap dukungan ini tidak hanya dilakukan untuk di desa Ketapang saja tetapi di wilayah-wilayah lain yang memang masih tergolong wilayah kumuh.

Dalam kesempatan itu juga Zaki mengaku Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengelontarkan anggaran cukup besar untuk penataan pemukiman di wilayahnya. Anggaran tersebut menurut Zaki disalurkan  melalui program Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin) dan program gerbang mapan gerakan membangun masyarakat pantai. Melalui kedua program unggulan tersebut Pemkab Tangerang telah berhasil membangun ribuan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni,”Ujar Zaki.

Direktur  PT SMF (Persero) Trisnadi Yulrisman mengatakan dalam pengelolaan CSR program Pengembangan Bina Lingkungan ini dalam pelaksanaannya PT SMF bekerjasama dengan  Kementerian PUPR Program tersebut telah dilaksanakan di Yogyakarta, Semarang, Makassar dan Pontianak. Kota Bukit Tinggi dan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Minimnya Bantuan Dinsos Bogor Jadi Sorotan Pasca Banjir Cigudeg

“Program ini sesuai dengan mandat dari Menteri Keuangan kepada kami untuk berperan aktif dalam perbaikan kualitas hidup masyarakat, lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Mauk Arif Rachman Hakim mendukung penuh pelaksanaan program RTLH yang menggunakan konsep program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Hal ini juga sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang juga memiliki komitmen serta dukungan dalam penanganan permasalahan pemukiman kumuh terkait dengan Perda Kumuh No. 08 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh.

Harapannya program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terpilih untuk melaksanakan program tersebut serta hasil pembangunan RTLH dapat dirawat dengan baik kedepannya.****RI

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031
Rp. 4,75 Miliar Tali Asih Lahan 190 Ha Diduga Dikuasai Oknum — Jhon Kennedy Laporkan ke KPK & kabareskrim  
Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak
Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan
Hendra Hidayat Himbau Masyarakat tetap tenang terkait kasus Promosi Miras pake simbol Agama
Perbaikan Saringan Jebol di Yos Pompa 1 Dilakukan Rutin untuk Menjaga Fungsi Sistem Pengendalian Air
Bupati Wonosobo Apresiasi Aji Jaya Cup 1: Spektakuler dan Megah

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:12 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Hendra Hidayat Himbau Masyarakat tetap tenang terkait kasus Promosi Miras pake simbol Agama

Berita Terbaru

Berita Aktual

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:04 WIB