Widya Ketua Panitia Tim Lima, Akui Adanya Biaya Pendaftaran Calon Ketua RW

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Proses pemilihan calon Ketua RW (Rukun Warga) di wilayah Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, sepertinya tetap akan dilaksanakan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. 

Pemilihan ini biasanya melibatkan warga yang memiliki hak suara di wilayah RW tersebut, dan dilaksanakan melalui musyawarah atau pemilihan langsung.

Rencananya, penyelenggaraan pemilihan RW yang akan dilakukan pada Sabtu 12 Juli 2025, dengan adanya dugaan pungutan liar (pungli).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan bukti yang diperoleh dilapangan bahwa kontestan bakal calon RW dipungut biaya pendaftaran Rp. 23.825.000,- yang akan dibebankan kepada dua kontestan calon Ketua RW.

Apabila ada yang tidak membayar uang pendaftaran tersebut maka akan di anggap gugur atau mundur dari calon kontestan.

Tak hanya itu saja, bukti temuan yang ada diduga sarat akan Pungli, tertera jelas rincian nominal biaya pendaftaran yang wajib dikeluarkan oleh para kontestan bakal calon Ketua RW sebagai berikut rinciannya;

  1. Sewa Tenda Rp. 4.000.000,-
  2. Honor Panli Rp. 5.250.000,-
  3. Konsumsi Rp. 6.000.000,-
  4. Konsumsi Vip Rp. 1.500.000,-
  5. Spanduk Rp. 2.000.000,-
  6. Surat Suara Rp. 800.000,-
  7. Copy Undangan Rp. 150.000,-
  8. Alat Tulis & Kertas Rp. 125.000,-
  9. Keamanan Dalam Rp. 1.000.000,-
  10. Biaya Tak Terduga Rp. 3.000.000,-
Baca Juga :  Parkir Liar Kembali Marak Didepan RS Hermina Daan Mogot

‎Total seluruhnya berjumlah Rp. 23.825.000,-

Ketua Panitia Team 5, Widya Astuti, menyampaikan terkait adanya biaya uang pendaftaran yang dibebankan kepada para kontestan itu memang benar, karena penyelenggaraan pemilihan calon RW itu membutuhkan anggaran atau biaya dan itupun hasil rapat musyawarah warga bersama para tokoh masyarakat yang hadir pada 9 Juni 2025 dan disitu ada kesepakatan bersama yang dihadiri oleh para calon kontestan.

“Kami (Panitia-red) merasa keberatan apabila disebut itu pungli, karena semua itu sudah melalui tahapan yang sesuai dengan hasil musyawarah bersama pada saat rapat,” ucap Widia saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp oleh suararealitas.co, Jumat (11/07/25).

Sebelumnya, menurut salah satu kandidat bakal calon RW, Yones menuturkan bahwasannya beliau dianggap gugur karena tidak mau membayarkan biaya pendaftaran yang digadangkan sebagai sarat untuk pemilihan Ketua RW.

Baca Juga :  Saluran Tersumbat dan Jalan Cekung Picu Genangan, Pemkot Jakbar Siapkan Perbaikan Besar

‎”Sebelumnya saya telah di anggap gugur, karena tidak menyerahkan biaya pendaftaran,” tutur Yones saat ditemui suararealitas.co, Kamis (10/07/2025).

Sementara, Leonardus salah satu Ketua RT di Perumahan Citra 1 yang juga sebagai panitia penyelenggara mengatakan, bahwa pemilihan RW saat ini sangat gaduh lantaran adanya biaya pendaftaran untuk bakal calon Ketua RW.

“Sangat disayangkan, ketika pemilihan bakal calon ketua Rw di Perumahan Citra 1, mengapa tidak menggunakan kas RW yang ada, seperti pemilihan-pemilihan RT dan RW sebelumnya???,” imbuhnya.

Kendati demikian, Jeffry Dakabessy, SH sebagai praktisi hukum dan juga tokoh masyarakat di Kelurahan Kalideres, sangat menyayangkan polemik pemilihan RW yang terjadi pada RW.016 Perumahan Citra 1.

“Baru ini ada pemilihan RW jadi sarat akan pungli, yang mana bahasanya untuk biaya pendaftaran,” tukasnya.

Berita Terkait

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat
Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan
Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif
Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak
2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu
Muhammad Ali Buka Pintu Solusi, Warga Rusun Daan Mogot Tak Perlu Resah
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Jadi Sorotan, Puing Berserakan dan K3 Dipertanyakan
Penataan Parkir di CNI Kembangan Jakbar Sementara Ditunda, Pasca Berdiskusi dengan Perwakilan Masyarakat: Kita Bakal Cari Solusi!

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:03 WIB

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat

Selasa, 15 September 2026 - 21:36 WIB

Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif

Selasa, 15 September 2026 - 15:50 WIB

Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu

Berita Terbaru