JAKARTA, Suararealitas.co — Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperingati Hari Batik Nasional 2026 melalui kegiatan bertajuk “Golden Memory – Batik: Jejak Cinta Kasih Ibu Bangsa” di Rest Tanah Air TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Mengusung tema “Merayakan Warisan, Menginspirasi Generasi”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KOWANI untuk memperkuat pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.
Kegiatan diawali dengan trunk show yang menampilkan beragam karya batik Nusantara. Selain memperlihatkan ragam keindahan dan kreativitas dalam pengolahan batik, acara juga menghadirkan sesi “Cerita di Balik Batiknya” yang mengangkat filosofi, sejarah, serta makna yang terkandung dalam berbagai motif batik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KOWANI juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peserta serta karya terbaik sebagai bentuk penghormatan terhadap kreativitas, inovasi, dan dedikasi dalam menjaga keberlangsungan budaya batik.
Bagi KOWANI, batik tidak hanya dipandang sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai bagian dari rekam jejak budaya Indonesia. Setiap motif menyimpan cerita, filosofi, dan kearifan lokal yang merefleksikan keberagaman masyarakat sekaligus perjalanan sejarah bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, KOWANI juga menyoroti peran perempuan dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai budaya. Pelestarian batik dinilai dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi kreatif.
“Golden Memory” sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Road to 100 Tahun KOWANI (1928–2028). Rangkaian tersebut menekankan pentingnya menjaga memori organisasi, mendokumentasikan perjalanan perempuan Indonesia, serta membangun jejak digital sebagai bagian dari warisan KOWANI menuju satu abad.
Dengan mengusung semangat “Satu Batik, Sejuta Kisah Perempuan Indonesia untuk Dunia”, KOWANI mendorong batik tidak hanya menjadi bagian dari kebanggaan nasional, tetapi juga salah satu sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
KOWANI berharap pelestarian batik dapat terus berkembang sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) merupakan federasi organisasi perempuan Indonesia yang berdiri sejak 1928. KOWANI menghimpun organisasi perempuan dari berbagai latar belakang profesi, keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan dalam upaya memperkuat pemberdayaan perempuan, keluarga, pelestarian budaya, serta pembangunan bangsa.



































