Jakarta, (30/8) Suararealitas.co — Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendukung penyelenggaraan Jalan Pagi — Kuliner Merah Putih yang digelar Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta.
Kegiatan tersebut memadukan jalan pagi, kecintaan terhadap kain Nusantara, kuliner, kesehatan, seni budaya, serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Rangkaian kegiatan juga mencakup flash mob dengan lenggang berkain, Pasar Kain Ngegeratak, penampilan Angklung Gumati Nusantara/ANGGUN, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., menyampaikan apresiasi kepada KCBI atas konsistensinya dalam menjaga kecintaan masyarakat terhadap kain Nusantara sekaligus menghadirkan budaya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Berkain bukan sekadar cara kita berbusana. Kain Nusantara adalah identitas, kekuatan ekonomi, sekaligus warisan peradaban yang harus kita jaga dan teruskan kepada generasi berikutnya,” ujar Nannie Hadi Tjahjanto.
Menurut KOWANI, di balik selembar kain Nusantara terdapat ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak perempuan, mulai dari penenun, pembatik, perajin, desainer, pedagang, hingga pelaku UMKM. Karena itu, pelestarian kain Nusantara perlu dikembangkan bersamaan dengan peningkatan kesejahteraan para perempuan dan keluarga yang menjaga keberlanjutan warisan tersebut.
“Gerakan mencintai kain Nusantara harus kita bawa lebih jauh: dari pelestarian budaya menuju pemberdayaan ekonomi, dari komunitas menuju pasar yang lebih luas, dan dari Indonesia menuju dunia,” lanjut Nannie.
KOWANI juga menilai penyatuan unsur budaya, kesehatan, kuliner, olahraga, dan ekonomi kreatif dalam satu kegiatan merupakan pendekatan yang relevan untuk membangun gerakan masyarakat yang berdampak.
Ketua Umum KOWANI Periode 2024-2029, Nannie Hadi Tjahjanto, mengemukakan, sebagai Ibu Bangsa dan rumah besar organisasi perempuan Indonesia, KOWANI mendorong perempuan menjadi penggerak pembangunan mulai dari keluarga, komunitas, daerah, hingga tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai penjaga dan pewaris kebudayaan bangsa.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, menurut KOWANI, harus dimaknai bukan hanya dengan mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga dengan menghadirkan karya nyata yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan karya. Mari menjaga budaya Indonesia tetap hidup, menggerakkan UMKM, menyehatkan keluarga, memperkuat persaudaraan, dan memastikan perempuan Indonesia semakin berdaya,” tegas Nannie.
KOWANI berharap gerakan berkain semakin berkembang menjadi kekuatan budaya dan ekonomi yang mampu mengangkat karya perempuan Indonesia ke tingkat nasional maupun internasional.
KAIN NUSANTARA ADALAH IDENTITAS.
KAIN NUSANTARA ADALAH EKONOMI.
KAIN NUSANTARA ADALAH WARISAN PERADABAN.
PEREMPUAN BERDAYA • BANGSA BERJAYA
KOWANI — IBU BANGSA
Berkarya • Berdampak • Mendunia • Mewariskan Peradaban 🇮🇩




































