JMSI Bekerja Sama Dengan Lembaga Uji Kopetensi Pikiran Rakyat Adakan UKW Muda Dan UKW Madya

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,suararealitas.co.

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) selama dua hari, 30 September–1 Oktober 2026, di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus memperkuat profesionalisme media di tengah perubahan ekosistem informasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Mengusung tema “Bikin Terang Indonesia”, UKW tersebut diselenggarakan JMSI bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Pikiran Rakyat. Sejumlah wartawan dari berbagai media mengikuti tahapan pengujian untuk jenjang UKW Muda dan UKW Madya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Wayan Sudane, jajaran penguji, panitia, serta peserta UKW/

Perwakilan penguji dari Lembaga Uji Kompetensi Pikiran Rakyat, Replianto, menyampaikan selamat kepada peserta yang dinyatakan kompeten. Ia menilai kelulusan UKW merupakan awal bagi wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas dalam menjalankan profesinya.

“Hari ini kita semua para peserta UKW Muda dan UKW Madya kompeten, ini adalah langkah awal untuk jalan ke depan,” kata Replianto.

Sementara itu, perwakilan peserta UKW, Suroso, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada JMSI, Lembaga Uji Kompetensi Pikiran Rakyat, para penguji, dan panitia yang telah menyelenggarakan rangkaian UKW.

Baca Juga :  SMKN 10 Kabupaten Tangerang Curi Perhatian dengan Perkembangan Teknologi Sesuai Kebutuhan Industri Penerbangan

“Terima kasih kepada trio penguji, JMSI, panitia penyelenggara. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadikan peserta semakin berkompeten,” ujar Suroso.

Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, membuka rangkaian kegiatan pada Rabu (30/9/2026) sekaligus menutupnya pada Kamis (1/10/2026). Dalam penutupan, Teguh menyampaikan selamat kepada peserta yang dinyatakan kompeten setelah menyelesaikan seluruh tahapan pengujian.

“Selamat kepada peserta UKW yang sudah dinyatakan kompeten dan lulus. Semoga apa yang diterapkan oleh tim penguji selama dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk menjalankan tugas jurnalistik dalam mencerdaskan masyarakat,” ujar Teguh

.Menurut Teguh, peningkatan kompetensi wartawan harus berjalan beriringan dengan profesionalisme perusahaan media. Keduanya dinilai menjadi unsur penting agar pers dapat menjalankan fungsi publik secara optimal.

“Mestinya, wartawan yang berkualitas dan media profesional ini dapat berjalan seiring, sehingga pers nasional kita benar-benar berkualitas dan mampu menyehatkan demokrasi, bukan sekadar memproduksi kebisingan,” katanya.

Teguh juga menyoroti tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi digital, terutama meningkatnya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Perkembangan kecerdasan buatan (AI), menurutnya, turut membuat ruang informasi semakin kompleks.

Baca Juga :  Kolaborasi Kuat di Jembatan Besi! YPHMI hingga Pemkot Bersatu Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak

Ia menyebut perkembangan AI telah menjadi perhatian dalam berbagai forum internasional. Karena itu, perkembangan teknologi tersebut juga perlu diikuti dengan pembahasan mengenai aturan, tanggung jawab, dan dampaknya terhadap masyarakat.

Selain persoalan informasi, Teguh mengingatkan potensi penggunaan AI dan Internet of Things (IoT) dalam sektor strategis, termasuk kemungkinan sistem otomatis berperan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keamanan.

“Ada kekhawatiran jika suatu saat nanti keputusan untuk mendefinisikan ancaman dan menyatakan perang dikendalikan oleh sistem AI, hal itu bisa berakibat fatal,” ungkapnya.

Di tengah perubahan tersebut, Teguh mendorong wartawan untuk memperkuat kemampuan riset dan verifikasi. Menurutnya, wartawan tidak cukup hanya mengikuti informasi yang muncul di permukaan atau berdasarkan apa yang sedang ramai di platform digital.

“Jika wartawannya rajin meriset, secara teoretis masyarakat akan selamat dari jebakan optik algoritma atau yang oleh Prof. Komaruddin disebut sebagai algo-sapiens,” jelasnya.

Pelaksanaan UKW JMSI bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Pikiran Rakyat ini turut didukung oleh MIND ID dan Pertamina Patra Niaga.

Berita Terkait

PKBM Mutiara Hati Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Literasi Internasional
PMKRI Bandar Lampung Cabut Nomor Anggota Pauli Diva Arini, Status Keanggotaan Resmi Berakhir
86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas Generasi
PKBM Mutiara Hati Perkuat Literasi Digital Lewat Pelatihan Jurnalistik
Walikota Jakbar Dan Kapolres Kunjungi SMK YMIK dan SMKN 53 Dorong Siswa Kembangkan Potensi. Dan Berprestasi.
Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi
Owrite Goes to Campus Hadir di UI, Mahasiswa Diajak Kritis dan Berkarya Lewat Jurnalistik
Lewat Puisi Esai, Mahasiswa Calon Guru UPH Diasah Peka terhadap Persoalan Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:14 WIB

JMSI Bekerja Sama Dengan Lembaga Uji Kopetensi Pikiran Rakyat Adakan UKW Muda Dan UKW Madya

Selasa, 29 September 2026 - 21:53 WIB

PKBM Mutiara Hati Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Literasi Internasional

Senin, 28 September 2026 - 18:45 WIB

PMKRI Bandar Lampung Cabut Nomor Anggota Pauli Diva Arini, Status Keanggotaan Resmi Berakhir

Minggu, 27 September 2026 - 13:52 WIB

86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas Generasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:27 WIB

PKBM Mutiara Hati Perkuat Literasi Digital Lewat Pelatihan Jurnalistik

Berita Terbaru