Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWT86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas GenerasiKomentar: 0

86 Peserta Ikuti Menikmati Puisi Esai di Taman Kota, Satukan Suara Lintas Generasi

Suara Realitas, 27 September 2026, 13:52 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

 

JAKARTA, Suararealitas.co — Sebanyak 86 peserta dari berbagai komunitas, sekolah, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan “Menikmati Puisi Esai di Taman Kota” yang digagas Denny JA Foundation di Amphitheater Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pembacaan puisi esai karya Denny JA, peluncuran antologi puisi karya siswa SMPN 15 Jakarta, serta panggung open mic yang mempertemukan peserta lintas generasi.

Acara tersebut turut dihadiri Pengawas Suku Dinas Pendidikan JS2, Drs. I Wayan Swastawa, M.Pd. Setelah pengantar dari Denny JA Foundation, Komunitas Arisan Puisi Esai tampil membacakan sejumlah karya Denny JA, di antaranya “Nasionalisme di Era Algoritma”, “Maafkan Kami, Alexa”, dan “Dua Matahari di Ufuk yang Berbeda (Tjokroaminoto dan Semaun)”.

Pembacaan puisi disertai dramatisasi untuk menghidupkan cerita dan pesan yang terkandung dalam setiap karya.

Baca Juga :  Ijazah Elektronik Akan Diterapkan, Siswa Bisa Cetak Mandiri

Selanjutnya, para siswa SMPN 15 Jakarta membacakan puisi esai karya mereka sendiri yang mengangkat isu kerusakan lingkungan, bencana, dan masa depan bumi.

Pada kesempatan yang sama, diluncurkan antologi puisi esai berjudul Kembali Mencintai Bumi Setelah Sumatra Menangis, yang menghimpun karya 47 siswa SMPN 15 Jakarta.

Acara juga menampilkan pembacaan puisi “Pesta Para Rampok” karya Dhenok Kristianti dan “Kutulis Puisi Esai ‘Kiri’ yang ‘Kere’ di Telinga Negara” karya Isti Nugroho.

Suasana semakin semarak dalam sesi open mic yang memberikan kesempatan kepada tujuh peserta untuk membacakan puisi. Salah satunya adalah Armando, peserta berusia sekitar 70 tahun yang datang khusus dari Banten untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kehadiran Armando di tengah penampilan para siswa menjadi salah satu momen yang menunjukkan bahwa puisi dapat menjadi ruang ekspresi bersama bagi berbagai generasi.

Baca Juga :  Dindik Kabupaten Tangerang Perkuat Budaya Sekolah Aman Cegah Perundungan dan Intoleransi

Rafina, Duta Kesehatan Masyarakat 2025, mengaku terkesan dengan keberanian para siswa dalam menyampaikan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan kondisi bangsa melalui puisi esai.

“Aku kagum banget dengan acara ini, juga dengan adik-adik yang sudah berani mengekspresikan keprihatinan mereka terhadap Indonesia melalui puisi esai,” ujarnya.

Sementara itu, Nita Lusaid dari Denny JA Foundation menyampaikan bahwa “Menikmati Puisi Esai di Taman Kota” akan diselenggarakan secara rutin setiap bulan.

Program ini diharapkan menjadi ruang bagi komunitas, sekolah, penulis pemula, dan masyarakat umum untuk mengenal, membaca, serta menulis puisi esai.

Kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Taman Bendera Pusaka dengan mengusung tema “Bahasa yang Menyatukan, Puisi yang Menghidupkan”.

Lihat Pendidikan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Pendidikan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain