Marullah Matali Calon Ketua PWNU DKI, Ini Faktanya

- Jurnalis

Kamis, 1 April 2021 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararealitas.com

Suararealitas.com, JAKARTA | Marullah Matali  sosok yang tidak asing lagi bagi warga DKI Jakarta. Pria yang lahir dan besar dilingkungan Betawi ini menjadi aset asli putra daerah.

Melatar belakangi sosok pria yang kini menjabat sebagai Sekda DKI Jakarta, Marullah berusaha maksimal utk merangkul  dan menyelaraskan semua elemen dan unsur yang ada. Bahkan melalui kultur budaya, dikatakan Marullah melalui pesan singkatnya kepada Ketum FWJ – Indonesia, Jakarta itu kental dengan adat budaya dan sangat agamais. Oleh karenanya ia memiliki prinsip untuk mengembangkan karirnya melalui PNS di Pemprov DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jelang Pemilihan ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta, sosok Putra Betawi satu ini pun mulai diperbincangkan  sebagai salah satu calon  dari beberapa kandidat Ketua PWNU DKI.   Berbagai elemen masyarakat, Seperti halnya Konferensi Wilayah (Konferwil), MWC se-Jakarta Utara (Jakut), Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia, Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ), Perkumpulan Orang Betawi (POB), dan Semangat Kebangkitan Tambora (SKT) turut mendoakan  kepada Marullah Matali.

Menyikapi persepsi tersebut, Ketua Tanfidziyah MWC NU Penjaringan, KH Asep Misbah menyatakan, Marullah adalah putra NU Betawi. Begitu juga dengan dirinya yang juga sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Tanjung Priok Ustadz Daniel Abadi.

“Kami mendoakan H. Marullah Matali untuk menjadi ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta,  disamping beliau adalah seorang birokrat beliau juga  ulama, 

Selain itu, KH. Ahmad Sahal Malik yang menjabat Ketua Tanfidziyah MWC NU Koja mengaku, Marullah akan bermanfaat di NU DKI JKT ketika nanti menjadi Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta. Hal senada diucapkan Ustadz Ammar (Sekretaris Tanfidziyah MWC NU Pademangan).

Baca Juga :  Peduli Sesama, Kodim 0505/JT Laksanakan Baksos Bantu Warga yang Terdampak Pandemi Covid-19

“H. Marullah Matali orang yang pas untuk menjadi ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta, karena marullah di besarkan di lingkungan NU..berjuang utk NU dari dulu hingga kini dan sangat kental dengan NU, ia juga seorang birokrat yang sukses dalam karir di pemerintahan, sehingga kami yakin dirinya mampu menjadi tauladan yang baik guna memajukan PWNU dan memajukan Kota Jakarta, “ulas Ustadz Ammar.

Faktanya, bukan hanya dari kalangan NU yang mendukung Marullah untuk duduk sebagai ketua PWNU DKI, hal ini dikatakan aktivis jurnalis yang juga sebagai ketum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan ini melalui ketika dihubungi wartawan, Jum’at (1/4/2021) malam.

Opan yang juga putra Betawi memberikan dukungan moril atas pencalonan Marullah menjadi Ketua PWNU DKI, “Sesuatu hal yang baik tentunya kami dukung, dan tidak dipungkiri bahwa Marullah adalah putra daerah yang sama seperti saya, dan saya yakin kawan-kawan dari KPJ, POB, SKT, dan FWPJ pastinya juga mendukung Marullah sebagai Ketua PWNU DKI Jakarta. “Kata Opan di Jakarta.

Selain itu, Ketum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutahuruk melalui pesan singkatnya menyebut Marullah patut menjadi Ketua PWNU DKI, hal itu jelas terlihat dari sisi pribadinya yang memang berlabel Ustadz serta kecintaannya terhadap NU yg tidak di ragukan lagi..

Baca Juga :  Warga RW 06 Kelurahan Cigugur Tengah Gelar Malam Puncak HUT Kemerdekaan RI Ke-78

“Orang Betawi seperti Marullah memang layak menjadi tauladan, dia kan sosok putra daerah , yang dimilikinya hanya berkepentingan memajukan DKI Jakarta  Amos.

Lebih rinci Amos mengatakan bahwa ormas keagamaan NU adalah organisasi elite, bahkan beberapa kader parpol mulai gerilya ingin merebut kursi Ketua NU DKI. Sebut saja Wakil Ketua MPR Dr KH Jazilul Fawaid dari PKB dan Nusron Wahid (Golkar) serta Syarief dari DPRD DKI Fraksi Gerindra. 

Perhelatan merebut kursi Ketua PWNU DKI Jakarta juga disampailan pengamat politik Miftahul Adib. Ia meminta kepada para elit parpol agar tidak merusak NU, “Cara money politik itukan dilakukan oleh elit parpol dan bukan para ulama. Ini akibat para politisi kebelet mau jadi ketua NU, “tegas Adib kepada wartawan, Rabu (31/3/2021). 

NU kata dia, dirusak oleh kepentingan politik dan disusupi kader-kader partai yang akan mengambil keuntungan. “Biasanya para kader parpol itu memakai dalih menjadikan NU lebih baik. Menjaga khittah NU tidak berkaitan dengan parpol, “terangnya.

Dia berharap NU DKI Jakarta dipimpin bukan dari orang parpol. “Karena NU DKI itu selalu teduh. Janganlah direcoki oleh orang parpol dengan merusak NU, “pungkas Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) ini.

Pewarta : RI/FWJ

Berita Terkait

Enam Warga Diserahkan Kepada Perwakilan Keluarga, Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum
Kasad: Anda Semua Selamanya Tetap Keluarga Besar Angkatan Darat
Bareskrim Polri Eksekusi Aset Judi Online Rp58 Miliar, Diserahkan ke Negara
Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan
Kongres Komposer Indonesia Serukan Kedaulatan Hak Cipta, Fadli Zon Siap Fasilitasi
Polri Sita dan Eksekusi Rp58 Miliar Aset Judi Online, Hasil TPPU Diserahkan ke Negara
Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang
Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Enam Warga Diserahkan Kepada Perwakilan Keluarga, Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kasad: Anda Semua Selamanya Tetap Keluarga Besar Angkatan Darat

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:22 WIB

Bareskrim Polri Eksekusi Aset Judi Online Rp58 Miliar, Diserahkan ke Negara

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:42 WIB

Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:34 WIB

Kongres Komposer Indonesia Serukan Kedaulatan Hak Cipta, Fadli Zon Siap Fasilitasi

Berita Terbaru