TIDS 2026 Jadi Forum Global Kabupaten Tangerang Rumuskan Masa Depan Daerah Tangguh

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎​Kabupaten Tangerang, Suararealitas.co – Dalam rangka memperkuat kapasitas perencanaan pembangunan daerah dibidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor global. Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar seminar internasional di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kecamatan Pagedangan, Senin 25-5-2026.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengatakan, bahwa seminar internasional ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul ilmiah. Tangerang Internasional Development Seminar (TIDS) 2026 ini merupaka sebuah laboratorium gagasan bertema “Reimagining the Future of Region: Smart, Resilient, and Sustainable Pathways in a Disruptive World”.

‎Menurut Soma, tujuan digelarnya seminar ini adalah, untuk meningkatkan pemahaman tentang isu-isu strategis pembangunan daerah dalam konteks nasional maupun global, dengan memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan inovasi di antara para pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor dan internasional.

‎Narasumber yang dihadirkan juga, merupakan para pakar dari mancanegara mulai dari India, Australia, Malaysia, hingga Jepang. Mereka disebar ke dalam empat kelas paralel hingga sore hari untuk menggodok formula tata kelola cerdas (smart governance), inovasi, ekonomi hijau, hingga strategi ketangguhan wilayah pesisir dan perkotaan.

‎” Serta untuk menghasilkan rekomendasi strategis bagi penyusunan dan penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah, ” kata Soma Atmaja kepada, Senin (25/5).

‎Lanjut Soma, seminar ini dilaksanakan dengan metode hibrida, yaitu seminar luring (offline) dan daring (online), dan dihadiri oleh sekitar 400 peserta secara luring dan 200 peserta secara daring. Para peserta terdiri dari perwakilan instansi pemerintah, akademisi, mahasiswa dari berbagai universitas, praktisi pembangunan, peneliti, serta organisasi internasional.

‎Menurut Soma, para peserta dibagi ke dalam empat ruang seminar paralel yang masing-masing mendiskusikan subtema pembangunan spesifik, yaitu, perencanaan pembangunan perkotaan dan pesisir yang adaptif untuk ketangguhan wilayah, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya yang efisien, ekosistem inovasi daerah berbasis penelitian.

‎” Dan, tata kelola yang cerdas dan tangguh melalui literasi data dan transformasi digital. Semoga seminar ini dapat memberikan manfaat yang berarti dan memperkuat komitmen bersama kita menuju pembangunan dserah yang tangguh, cerdas, dan berkelanjutan, “ujarnya.

‎Ditempat yang sama, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa seluruh hasil diskusi ini tidak akan berakhir di dalam laci meja kerja yang berdebu. Karena, nanti hasil diskusi tentang ekonomi, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan tersebut akan direkomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk bisa menjadi referensi.

‎” Kalau memang sesuai dengan karakteristik wilayah dan program kerja Pemda, ya kami jalankan. Intinya, semua ini bermuara pada kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan,” tegas pria yang akrab disapa Rudi Maesyal.

‎Rudi juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang kini telah mencapai 5,67% dan semua itu ditopang oleh sektor konstruksi, manufaktur, hingga perdagangan jasa. Tingginya pertumbuhan ekonomi ini bagaikan pisau bermata dua, dimana satu sisi menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi ketiga se-Indonesia, namun di sisi lain, kilau itu mengundang beban yang tidak ringan. Dimana, hal itu menjadi magnet untuk masyarakat luar daerah berbondong-bondong datang ke wilayah Kabupaten Tangerang.

‎Bahkan, kata Rudi Maesyal, sekitar 70% dari pertambahan penduduk di Kabupaten Tangerang ternyata merupakan warga pendatang yang mengadu nasib mencari kerja. Maka dari itu, dokumen rekomendasi kebijakan konkret yang dihasilkan dari seminar ini diharapkan menjadi kompas baru atau sebuah formula untuk mengubah beban urbanisasi menjadi kekuatan, demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang tidak hanya cerdas dan tangguh, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya.

‎” Ya, inilah yang menjadi dasar supaya nanti bisa kita jalankan sesuai dengan rekomendasi dari hasil diskusi ini, lebih-lebih terkait dengan pengangguran, kemiskinan. Mudah-mudahan nanti kami dapat konsepnya seperti apa, program seperti apa, dari hasil diskusi ini akan kami jalankan, ” katanya.

‎Sementara itu, Rektor Universitas Prasetya Mulya sekaligus mantan Menteri Luar Negeri RI, Hassan Wirajuda menambahkan, saat ini Kabupaten Tangerang menjadi magnet yang mengundang para pendatang untuk mengadu nasib mencari kerja. Tentunya, semua ini harus sesuai dengan target SDG 11 (Sustainable Development Goals tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan), dimana pembangunan harus inklusif.

Baca Juga :  Kejagung Pastikan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Tidak Disita Meski Jadi Barang Bukti
Baca Juga :  Audiensi KAMMI dengan Kementerian Pertanian: Kolaborasi Menuju Swasembada Pangan untuk Pemenuhan Gizi

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru