Menko Polkam Optimis Penanganan Karhutla di Kalimantan Dapat Berjalan Baik

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, Suararealitas.co – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, optimis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan dapat berjalan dengan baik.

“Saya merasa optimis bahwa ini bisa dikerahkan karena semua dukungan, saya kira tidak ada kesulitan. Api juga sudah dikenal,” ujar Menko Djamari usai meninjau titik karhutla di Posko Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa upaya penanganan terus dilakukan melalui operasi darat, pengintaian, serta persiapan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang akan segera dilaksanakan jika kondisi memungkinkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang operasi pengintaian terus dilakukan, bahkan operasi modifikasi cuaca juga sudah disiapkan dan tinggal menunggu kondisi yang memungkinkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, OMC dapat segera dilakukan pada sore hari apabila kondisi cuaca mendukung. Namun, jika kondisi lebih memungkinkan pada malam hari, pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan pihak bandara agar penerbangan tetap dapat dilakukan.

“Modifikasi cuaca sangat penting, karena dengan hujan buatan itu bisa segera menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Strategi Menteri Trenggono Atasi Pencemaran Danau dan Waduk di Indonesia

Menko Djamari juga menekankan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak media untuk turut mengedukasi publik agar lebih peduli terhadap isu lingkungan.

“Ini adalah pekerjaan kita bersama. Saya minta rekan-rekan pers mengajak masyarakat agar peduli terhadap persoalan ini. Ini peduli lingkungan, kalau bicara soal lingkungan, ada keselamatan manusia,” katanya.

Ia mengingatkan agar tidak ada lagi sikap abai terhadap lingkungan dengan alasan kepemilikan lahan atau ketidakterlibatan dalam persoalan tersebut. Menurutnya, karhutla merupakan kepentingan bersama yang harus ditangani secara kolektif.

Seluruh unsur terkait, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana), instansi kehutanan, serta berbagai kekuatan lainnya, diminta untuk terus bersinergi dalam penanganan karhutla.

Terkait keselamatan petugas di lapangan, Menko Polkam menegaskan bahwa aspek tersebut harus menjadi prioritas utama. Ia meminta pimpinan di lapangan untuk memastikan setiap langkah operasional dilakukan dengan memperhatikan kondisi api, arah angin, serta faktor teknis lainnya.

“Dikendalikan betul oleh pimpinan, jangan dilepas begitu saja. Intinya, jangan sampai ada korban,” tegasnya.

Baca Juga :  SoKlin Liquid Nature Perkenalkan Detergen Tumbuhan Konsentrat Dengan Minyak Esensial Bunga Lilac dari Prancis

Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menegaskan bahwa penanganan karhutla melalui operasi udara terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya terpadu pemerintah. Menurutnya, operasi udara dilaksanakan secara terukur dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar penanganan dapat berjalan lebih efektif.

“Water bombing bukan untuk memadamkan api yang sudah sangat luas, tetapi untuk menangani titik-titik api agar tidak berkembang semakin besar. Karena itu, operasi modifikasi cuaca juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanganan karhutla,” ujar Budi Irawan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, juga menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan Selatan terus mendapat dukungan dari berbagai unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat respons di lapangan.

“Alhamdulillah, semua unsur dari berbagai lini bekerja dan bersinergi bersama kami sehingga kami selalu mendapat dukungan,” ujarnya.

Berita Terkait

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang
Mursalin Desak Polsek Tamansari Berani Bertindak Jika Alat Bukti Dugaan Penganiayaan Telah Cukup ‎
Aktivis Pemuda Papua Apresiasi Satgas Damai Cartenz, Dorong Penuntasan Kasus Penembakan Jayawijaya
Menguatkan Anggota yang Terluka, Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri
Rumah Pompa Polder Kamal Muara Dioptimalkan untuk Percepat Pengendalian Genangan
Young Engineers Festival Jadi Langkah PII Menuju CAFEO 44 di Bandung
Sudin SDA Jakarta Utara Kerahkan Pengerukan Saluran untuk Antisipasi Genangan
Lomba PKK Tingkat Provinsi, Kabupaten Tangerang Raih Juara Umum

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:56 WIB

Kapolri Harap Kompolnas Awards Terus Digelar di Tahun-Tahun Mendatang

Kamis, 17 September 2026 - 21:03 WIB

Mursalin Desak Polsek Tamansari Berani Bertindak Jika Alat Bukti Dugaan Penganiayaan Telah Cukup ‎

Kamis, 17 September 2026 - 20:12 WIB

Menguatkan Anggota yang Terluka, Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rumah Pompa Polder Kamal Muara Dioptimalkan untuk Percepat Pengendalian Genangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:01 WIB

Young Engineers Festival Jadi Langkah PII Menuju CAFEO 44 di Bandung

Berita Terbaru