JAKARTA, Suararealitas.co – Kekayaan budaya Jawa Timur kembali mencuri perhatian dalam ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 21–25 Juli 2026. Melalui beragam produk UMKM binaan, Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Jawa Timur menghadirkan koleksi batik khas daerah, wastra, tas kulit, aksesori, hingga tenun gedog Tuban sebagai bagian dari promosi produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Ajang tahunan yang mempertemukan UMKM Bhayangkari dari Sabang hingga Merauke tersebut menjadi etalase bagi produk-produk terbaik karya anggota Bhayangkari. Setiap daerah menampilkan identitas dan keunggulan masing-masing melalui kerajinan, fesyen, maupun kuliner khas Nusantara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek, Titik Indrawati Maliki, mengatakan Jawa Timur membawa beragam produk unggulan yang mencerminkan kekayaan budaya daerah. Namun, batik tetap menjadi primadona karena hampir seluruh kabupaten dan kota memiliki motif serta karakter yang berbeda.
“Mayoritas yang kami tampilkan adalah batik khas Jawa Timur. Setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti batik Madura yang dikenal dengan warna-warna berani dan motif yang tegas. Selain itu, kami juga membawa wastra, tas berbahan kulit, aksesori, hingga tenun gedog khas Tuban,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil karya pelaku UMKM binaan Bhayangkari yang terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Karena itu, seluruh produk ditawarkan dengan harga yang bersahabat sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.
“Kami ingin mendukung UMKM Bhayangkari agar terus berkarya, berdikari, dan semakin mandiri. Karena itu, produk-produk yang kami hadirkan juga ditawarkan dengan harga yang ramah bagi masyarakat,” katanya.
Untuk memudahkan pengunjung, stan PD Bhayangkari Jawa Timur dibagi menjadi dua kategori. Produk fesyen dipamerkan di area B1A hingga B6, sedangkan aneka kuliner khas Jawa Timur dapat ditemukan di stan CL-27 hingga CL-30.
Keikutsertaan Jawa Timur dalam pameran ini juga melibatkan ratusan anggota Bhayangkari. Sedikitnya 36 cabang Bhayangkari dari berbagai wilayah di Jawa Timur turut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan untuk mempromosikan produk unggulan daerah masing-masing.
Titik berharap Kreasi Bhayangkari Nusantara tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM serta memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Harapan kami, UMKM Bhayangkari dan UMKM masyarakat pada umumnya semakin bangkit, semakin berkarya, dan semakin maju. Ketika UMKM berdaya dan berdaulat, Indonesia akan semakin kuat,” tutupnya.




































