Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Breaking News
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Hasil Panen Petani Berlanjut Sepanjang TahunKomentar: 0
Ahmad Rizal Ramdhani

Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Hasil Panen Petani Berlanjut Sepanjang Tahun

Suara Realitas, 30 Juni 2026, 08:02 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
POTRET - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, bahwa penyerapan gabah dan beras petani dalam negeri terus berlangsung sepanjang tahun sesuai penugasan pemerintah.

Hal itu dilakukan guna menjaga harga, memperkuat cadangan, serta ketahanan pangan nasional.

Selain itu, menanggapi berbagai masukan dari pelaku usaha penggilingan padi terkait dinamika pasokan gabah pada akhir musim panen.

“Penyerapan gabah yang kami lakukan merupakan penugasan negara. Selama masih terdapat hasil panen petani yang harus diserap sesuai ketentuan, Bulog akan terus hadir menjalankan tugas tersebut secara konsisten sepanjang tahun,” ujar Rizal dalam keterangannya yang dikutip, Selasa 30 Juni.

Baca Juga :  Bekasi Darurat Obat Ilegal: Jaringan Peredaran Menjangkau Oknum Penegak Hukum?

Rizal menegaskan kegiatan penyerapan gabah hasil panen petani tetap dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun sebagai pelaksanaan penugasan pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026.

Diketahui, hingga saat ini realisasi penyerapan gabah beras dalam negeri yang dilakukan BUMN pangan tersebut telah mencapai 3,24 juta ton setara beras atau sebesar 81 persen dari target 4 juta ton sepanjang tahun.

“Kami menghormati setiap masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Namun di sisi lain, Bulog memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanat pemerintah,” ucapnya.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Tawuran di Tambora, Lima Remaja dan Busur Panah Diamankan

“Prinsip kami adalah menjaga keseimbangan, melindungi petani, memperkuat cadangan pangan nasional, serta membangun kolaborasi dengan seluruh pelaku usaha perberasan,” sambungnya.

Bulog pun menegaskan keberadaannya bukan untuk bersaing dengan penggilingan padi maupun pelaku usaha lainnya, melainkan menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas perberasan nasional.

Bahkan kedepannya, Bulog juga akan terus melaksanakan penugasan pemerintah secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan ekosistem perberasan nasional yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Lihat SobaTani Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait SobaTani
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain