Prabowo Percepat Peremajaan Tebu Nasional, Target Dituntaskan dalam 2 Tahun

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Presiden Prabowo Subianto saat di acara Panen Raya Serentak bersama TNI di Malang, Jawa Timur. (Foto: Dok.Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden - Cahyo).

POTRET - Presiden Prabowo Subianto saat di acara Panen Raya Serentak bersama TNI di Malang, Jawa Timur. (Foto: Dok.Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden - Cahyo).

MALANG, suararealitas.co – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bahwa Indonesia telah 12 tahun tidak melakukan peremajaan tanaman tebu lantaran usai menerima laporan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, ia juga meminta program peremajaan kebun tebu nasional yang semula ditargetkan selesai dalam empat tahun dipercepat menjadi dua tahun.

“Tadi Menteri Pertanian menyampaikan kepada saya bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu,” kata Prabowo dalam Panen Raya Serentak Bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, program awal pemerintah menargetkan peremajaan lahan tebu seluas 100.000 hektare per tahun. Dengan kecepatan tersebut, seluruh program diperkirakan selesai dalam empat tahun.

Baca Juga :  Transportir Jadi Armada Favorit, Jaringan Mafia Penimbun Solar Subsidi di Bogor Kian Terstruktur: Warga Tanya Polisi Kemana?

Namun, setelah ditanya kembali oleh Prabowo, Menteri Pertanian menyatakan, bahwa pekerjaan itu dapat diselesaikan dalam dua tahun.

“Dengan gagah dan berani beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun,” ulas Prabowo.

Lantas, Prabowo pun menerima percepatan tersebut, tetapi mengingatkan jajaran kementerian tidak mengabaikan kondisi kesehatan akibat beban kerja.

“Bagus, tapi jangan masuk rumah sakit, Mentan. Jadi dua tahun, tapi kamu enggak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo mengatakan sejumlah pejabat tinggi, menteri, dan kepala badan harus menjalani perawatan di rumah sakit karena bekerja keras mengejar target pemerintah.

Baca Juga :  Warning Keras Open Bidding Tangsel: TPS Minta Pansel Jangan Main Mata, Stop Pejabat 'ABS' di Dispora hingga Satpol PP!

Dalam acara yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan TNI Angkatan Udara mendampingi 236.048 hektare lahan tebu pada musim panen 2026.

Lahan tersebut diperkirakan menghasilkan 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula. Jumlah itu berpotensi menyumbang 45,05 persen terhadap target gula nasional 2026.

Di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, lahan tebu yang siap dipanen mencapai 800,5 hektare dengan perkiraan hasil 72.045 ton.

Bahkan, Prabowo juga menghubungkan peremajaan tebu dengan pengembangan etanol. Kendati demikian, Pemerintah berencana membangun sedikitnya 30 pabrik etanol untuk mendukung penggunaan bensin campuran E10 hingga E20.

Berita Terkait

Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Hasil Panen Petani Berlanjut Sepanjang Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:07 WIB

Prabowo Percepat Peremajaan Tebu Nasional, Target Dituntaskan dalam 2 Tahun

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:02 WIB

Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Hasil Panen Petani Berlanjut Sepanjang Tahun

Berita Terbaru

Nasional

Bukan Sekadar Bangun Rumah, AHY Dorong Perubahan Ekosistem

Senin, 14 Sep 2026 - 13:03 WIB