GPRA Fokus Perkuat Segmen Residensial dan Recurring Income, Bagikan Dividen Rp1 per Saham

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co – PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Bellezza Permata Hijau, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026). Rapat dihadiri oleh para pemegang saham yang memenuhi kuorum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam paparannya, Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima Tbk, Arvin F. Iskandar, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum bagi Perseroan untuk menjalankan strategi bisnis yang lebih terukur di tengah tantangan industri properti yang masih dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, akses pembiayaan, serta berbagai faktor eksternal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki hampir empat dekade berkarya sebagai pengembang properti nasional, Perseroan tetap optimistis terhadap prospek industri properti dengan mengedepankan pengembangan proyek secara selektif, penguatan pendapatan berulang (recurring income), serta menjaga fleksibilitas keuangan guna memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“Di tengah kebutuhan hunian yang masih tinggi, keputusan pembelian masyarakat memang belum sepenuhnya pulih. Karena itu, Perseroan memilih fokus pada strategi yang terukur, penetapan prioritas yang jelas, serta eksekusi yang konsisten agar mampu menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Arvin.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus melanjutkan pengembangan sejumlah proyek strategis, di antaranya Puri Semanan Residence di Jakarta Barat, The Botanica Signature Padjadjaran Bogor, The Botanica Cibubur, serta Bukit Cimanggu City Bogor melalui pengembangan Cluster Savana Botheo, Cluster Lianos Phase 2, dan Cluster Monteverde yang menyasar segmen menengah dengan konsep hunian modern dan lingkungan terpadu.

Selain itu, Perseroan juga terus memperkuat sumber pendapatan berulang melalui bisnis hospitality yang dikelola, yakni Nemuru Grand Bhuvana Ciawi, Nemuru Grand Anyer Palazo, Nemuru The Bellezza Suites, Nemuru Grand Suites MTH Jakarta, serta Hotel Grand Serpong. Bisnis hospitality tersebut menjadi salah satu motor pertumbuhan Perseroan dalam menjaga stabilitas pendapatan di tengah siklus industri properti.

Baca Juga :  Kegiatan Open Booth dan Pemasaran Produk KPR BRI di Citra Garden City 8 – BO Kebon Jeruk

Kinerja Keuangan 2025 Tetap Resilien

Arvin menjelaskan, di tengah tekanan pasar properti yang masih berlangsung sepanjang tahun 2025, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha dengan membukukan pendapatan sebesar Rp454,29 miliar, atau turun 12,14% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp517,03 miliar.

Laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp263,63 miliar, turun 19,90% dari Rp329,11 miliar pada tahun 2024. Sementara itu, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp83,97 miliar, atau menurun 32,21% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp123,88 miliar.

Menurut Arvin, penurunan tersebut mencerminkan kondisi pasar yang masih menantang. Namun, Perseroan berhasil menjaga profitabilitas melalui pengelolaan margin, efisiensi operasional, serta strategi bisnis yang lebih selektif.

Penjualan rumah tapak dan ruko tetap menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan dengan nilai sekitar Rp272,37 miliar, atau sekitar 59,96% dari total pendapatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa segmen residensial masih menjadi pilar utama bisnis GPRA.

Dari sisi neraca, kondisi keuangan Perseroan tetap terjaga. Total aset meningkat menjadi Rp1,98 triliun dibandingkan Rp1,97 triliun pada tahun sebelumnya. Total ekuitas juga meningkat 4,62% menjadi Rp1,43 triliun, sementara total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp545,11 miliar, turun 9,88% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp604,84 miliar.

Strategi Perseroan Tahun 2026

Perseroan akan tetap menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada penguatan segmen residensial, pengembangan proyek secara selektif, peningkatan recurring income, serta menjaga fleksibilitas keuangan.

Perseroan juga akan terus menjaga ketersediaan inventori agar siap menangkap peluang pasar ketika kondisi pembiayaan dan insentif sektor properti semakin membaik. Di sisi lain, pengembangan bisnis hospitality akan terus ditingkatkan sebagai sumber pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tim RMFT BRI Kanca Tangerang Merdeka Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Nasabah SPBU untuk Meningkatkan Transaksi melalui EDC BRI

RUPST Setujui Laporan Keuangan dan Dividen

RUPST menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025 beserta Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik PKF Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan.

Selain itu, rapat juga menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk pembagian dividen tunai final sebesar Rp1 (satu rupiah) per saham kepada para pemegang saham.

RUPSLB Setujui Right Issue dan Perubahan Pengurus

Dalam RUPSLB, para pemegang saham menyetujui beberapa agenda penting, antara lain:

  • Perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
  • Perbaikan data pemegang saham pada database Sistem Administrasi Badan Hukum.
  • Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025.
  • Persetujuan rencana Perseroan untuk melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Right Issue, yang pelaksanaannya akan mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adapun susunan pengurus Perseroan setelah RUPSLB adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Rudy Margono
  • Komisaris: Mervani Mafrono
  • Komisaris Independen: Heryani Margono

Direksi

  • Direktur Utama: Arvin F. Iskandar
  • Direktur: Rudy Kurniawan
  • Direktur: A. Taufik Zaenal

Menutup paparannya, Arvin menegaskan bahwa Perseroan akan terus menjaga disiplin dalam menjalankan strategi bisnis, memperkuat fundamental perusahaan, serta memanfaatkan setiap peluang pertumbuhan yang muncul di sektor properti. Dengan kombinasi pengembangan proyek yang selektif, peningkatan kontribusi recurring income, dan kondisi keuangan yang sehat, GPRA optimistis dapat menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.

Berita Terkait

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical
GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC
Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Berita Terbaru

Berita Aktual

Camat Leuwiliang Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agu 2026 - 22:02 WIB

Hukum & Kriminal

Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, Publik Menanti Pemasok

Senin, 17 Agu 2026 - 21:37 WIB