INPRASE Pangkas Rugi Bersih 36,7 Persen pada 2025, Fokus Perkuat Bisnis Logistik dan Energi

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) atau INPRASE menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Direksi serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

RUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026. Selain itu, pemegang saham menyetujui bahwa Perseroan belum membagikan dividen untuk tahun buku 2025 serta menyetujui penetapan honorarium, gaji, fasilitas dan/atau tunjangan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026.

Manajemen menyampaikan bahwa secara umum kinerja Perseroan sepanjang 2025 menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan memaksimalkan berbagai lini usaha yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang tahun buku 2025, INPRASE membukukan pendapatan sebesar Rp263,85 miliar, dibandingkan Rp283,91 miliar pada 2024. Pendapatan tersebut berasal dari segmen agen BBM, pelumas dan gas sebesar Rp178,90 miliar, kegiatan SPPBE sebesar Rp9,07 miliar, serta segmen transportasi dan logistik sebesar Rp75,88 miliar.

Meski pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Perseroan berhasil menjaga kinerja operasional dengan membukukan laba bruto sebesar Rp42,71 miliar pada 2025, relatif stabil dibandingkan Rp42,78 miliar pada 2024.

Baca Juga :  Wujud Inklusivitas Keuangan, BRI KC Cilegon Sosialisasi Produk di Lapas Cilegon

Dari sisi profitabilitas, INPRASE masih mencatat rugi bersih sebesar Rp19,13 miliar pada 2025. Namun angka tersebut menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp30,23 miliar. Perseroan juga berhasil menekan rugi sebelum pajak menjadi Rp17,10 miliar dari Rp27,97 miliar pada tahun sebelumnya.

Direksi menyampaikan optimisme bahwa dalam lima tahun mendatang Perseroan dapat mencapai target yang lebih maksimal dan terarah seiring dengan penguatan bisnis inti dan peningkatan efisiensi operasional.

Dalam Public Expose, Perseroan menegaskan komitmennya untuk memperkuat bisnis logistik, distribusi energi, serta meningkatkan efisiensi operasional guna memperbaiki kinerja keuangan di masa mendatang. INPRASE merupakan perusahaan yang memiliki pengalaman panjang di sektor transportasi dan logistik, distribusi bahan bakar minyak (BBM), LPG, pelumas, serta perdagangan energi. Perseroan juga merupakan agen resmi Pertamina di wilayah Banten dan Jabodetabek.

Saat ini INPRASE memiliki empat kantor cabang yang berlokasi di Jakarta, Cilegon, Bandung, dan Samarinda. Struktur pemegang saham Perseroan terdiri atas PT Graha Inti Guna Persada sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 87,48 persen, sementara sisanya dimiliki oleh masyarakat.

Perbaikan kinerja juga tercermin pada sejumlah rasio keuangan. Total aset Perseroan tercatat sebesar Rp192,53 miliar pada akhir 2025. Current ratio meningkat menjadi 0,48 kali dibandingkan 0,12 kali pada 2024. Cash ratio dan quick ratio juga membaik menjadi masing-masing 0,34 kali dan 0,39 kali.

Baca Juga :  Rumah BUMN Jakarta Gelar Sosialisasi Strategi Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) bagi UMKM

Sementara itu, gross profit margin meningkat menjadi 16,19 persen dari sebelumnya 15,07 persen. Operating profit margin juga membaik dari negatif 9,85 persen menjadi negatif 6,48 persen, menunjukkan peningkatan efisiensi operasional.

Pada aspek keberlanjutan, INPRASE terus menjalankan berbagai program yang selaras dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), antara lain memberikan kesempatan kerja dan pengembangan karier yang setara bagi seluruh gender, menggelar sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat, serta menyediakan fasilitas olahraga bagi anak-anak di panti asuhan.

Di bidang lingkungan, Perseroan menerapkan kebijakan pengurangan penggunaan kertas (reduce paper) serta mendorong penggunaan energi secara bijak sebagai bagian dari upaya mendukung energi bersih dan terjangkau.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan, INPRASE menetapkan sejumlah strategi pengembangan usaha, antara lain penerapan target zero losses dan zero accident, pemeliharaan jalur pengiriman secara berkelanjutan, digitalisasi dokumen, peningkatan fokus pada kebutuhan pelanggan melalui konsep customer priority, serta penambahan armada kendaraan operasional.

Perseroan meyakini langkah-langkah tersebut akan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing di sektor logistik dan energi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

Berita Terkait

Sekda Uus Kuswanto Buka Festival Jakarta Great Sale 2026
GZCO Bukukan Laba Rp107,6 Miliar pada 2025, Naik 72 Persen
SAPX Express Tetap Bukukan Laba Positif di Tengah Pelemahan Ekonomi 2025
KSIX Optimistis Tumbuh pada 2026, Bidik Kenaikan Pendapatan Hingga 17 Persen
Banten Beverage Community Kolaborasi dengan Babah Ramu JHL Hotel Episode Gading Serpong, Adakan Kompetisi Bartender Babah Ramu 2.0
Cigarnesia 2026 Sukses Digelar, 1.500 Batang Cerutu Dinikmati Pengunjung Selama Tiga Hari
NAYZ Optimistis Pasar MPASI Organik Tembus Rp10 Triliun pada 2029
Didukung Kinerja Keuangan yang Solid, IDEA Siapkan Langkah Ekspansi Baru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:47 WIB

INPRASE Pangkas Rugi Bersih 36,7 Persen pada 2025, Fokus Perkuat Bisnis Logistik dan Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:16 WIB

Sekda Uus Kuswanto Buka Festival Jakarta Great Sale 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:45 WIB

GZCO Bukukan Laba Rp107,6 Miliar pada 2025, Naik 72 Persen

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:31 WIB

SAPX Express Tetap Bukukan Laba Positif di Tengah Pelemahan Ekonomi 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

KSIX Optimistis Tumbuh pada 2026, Bidik Kenaikan Pendapatan Hingga 17 Persen

Berita Terbaru

TNI-Polri

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:36 WIB