Kadis PUPR Tangerang Menghilang Saat Dikonfirmasi, Proyek Aspal Cadas Sepatan Kian Disorot Warga

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketidakhadiran Kepala Dinas saat dimintai konfirmasi semakin menambah daftar pertanyaan publik

Ketidakhadiran Kepala Dinas saat dimintai konfirmasi semakin menambah daftar pertanyaan publik

KABUPATEN TANGERANG, Suararealitas.co – Dugaan ketidaksesuaian standar pada proyek pengaspalan Jalan Raya Cadas Sepatan kini memasuki babak baru. Saat sorotan publik menguat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tangerang justru tidak berada di kantor ketika hendak dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/2/2026).

Kedatangan awak media ke kantor Dinas PUPR Kabupaten Tangerang bertujuan meminta penjelasan resmi terkait mutu aspal hotmix yang sebelumnya diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis. Namun berdasarkan keterangan staf, Kepala Dinas sedang menjalankan agenda di luar kantor.

“Kadis sedang ada kegiatan luar,” ujar seorang pegawai singkat, tanpa memberikan penjelasan lanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar. Di tengah kritik masyarakat terhadap kualitas pekerjaan yang secara kasat mata tampak tidak rata dan bergelombang, publik justru belum mendapatkan klarifikasi terbuka dari pejabat yang bertanggung jawab atas pengawasan proyek.

Baca Juga :  Tanggap Bencana, BRI Hayam Wuruk bersama YBM Brilian Regional Office Banten Salurkan Bantuan Korban Terdampak Kebakaran

Berdasarkan pantauan lapangan, ketebalan aspal di sejumlah titik diduga di bawah standar kontrak. Permukaan jalan terlihat tidak homogen dan berpotensi mempercepat kerusakan dini. Jika benar demikian, kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut potensi kerugian keuangan daerah.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Jalan, setiap pekerjaan konstruksi jalan wajib memenuhi persyaratan teknis, mulai dari mutu material, metode pelaksanaan, hingga aspek keselamatan pengguna jalan. Kegagalan memenuhi standar dapat dikategorikan sebagai pelanggaran administratif bahkan berimplikasi hukum apabila terbukti merugikan negara.

Sejumlah pengamat teknik sipil menegaskan bahwa proyek pengaspalan tidak boleh hanya dinilai secara visual. Harus ada uji laboratorium seperti Marshall Test untuk memastikan stabilitas campuran aspal dan Core Drill untuk mengukur ketebalan aktual di lapangan. Tanpa transparansi hasil uji tersebut, klaim kesesuaian spesifikasi sulit diverifikasi publik.

Baca Juga :  Jakarta Utara Resmi Sambut Pejabat Baru: Wali Kota Tekankan Loyalitas, Etika, dan Profesionalisme

Ironisnya, hingga kini belum ada informasi terbuka mengenai nilai kontrak, volume pekerjaan, konsultan pengawas, maupun hasil uji mutu proyek Jalan Raya Cadas Sepatan. Minimnya keterbukaan ini justru memperkuat dugaan lemahnya pengawasan.

Ketidakhadiran Kepala Dinas saat dimintai konfirmasi semakin menambah daftar pertanyaan publik:

Apakah pengawasan proyek telah berjalan sesuai prosedur?

Apakah uji mutu benar-benar dilakukan sebelum pekerjaan dinyatakan layak?

Siapa yang bertanggung jawab jika kualitas tidak sesuai spesifikasi?

Masyarakat berharap Dinas PUPR Kabupaten Tangerang segera memberikan penjelasan resmi dan membuka dokumen teknis proyek secara transparan. Infrastruktur yang dibangun dari uang rakyat seharusnya mengutamakan kualitas dan keselamatan, bukan sekadar mengejar target serapan anggaran.

Awak media akan terus menelusuri dan mengawal perkembangan kasus ini guna memastikan tidak ada praktik yang merugikan kepentingan publik.

Berita Terkait

Perempuan Jadi Garda Terdepan Pengelolaan Lingkungan dalam Green Beauty Lifestyle INVIROTECH 2026
Enam Bulan, Polres Tanjung Priok Ringkus 67 Tersangka Narkoba dan Sita 3,2 Kg Sabu
Dukung Program Lingkungan, Lurah Semanan Ajak Warga Pilah Sampah di Sumbernya
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel, Kapolda Ingatkan Aksi Mahasiswa Dilayani Humanis
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”, Perkuat Sinergi Keamanan Bersama Penumpang Kapal
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga
Perkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar ‘Jaga Jakarta On The Spot’ di Muara Angke, Warga Sampaikan Aspirasi Kamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Perempuan Jadi Garda Terdepan Pengelolaan Lingkungan dalam Green Beauty Lifestyle INVIROTECH 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37 WIB

Enam Bulan, Polres Tanjung Priok Ringkus 67 Tersangka Narkoba dan Sita 3,2 Kg Sabu

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dukung Program Lingkungan, Lurah Semanan Ajak Warga Pilah Sampah di Sumbernya

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:48 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel, Kapolda Ingatkan Aksi Mahasiswa Dilayani Humanis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”, Perkuat Sinergi Keamanan Bersama Penumpang Kapal

Berita Terbaru