Lurah Sukapura Tutup Mata Terkait Maraknya Pedagang Kaki Lima Berjualan Diatas Trotoar

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, Suararealitas.Co – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan saluran air di Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, kembali menjadi sorotan warga. Keberadaan lapak di atas saluran drainase disebut-sebut menghambat aliran air dan diduga menjadi salah satu faktor pemicu genangan saat hujan turun. Senin, (23/02/2026).

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi, Minggu (23/02/2026), mengaku praktik tersebut bukan hal baru. Mereka menyebut para pedagang telah lama berjualan di trotoar maupun bahu jalan tanpa penertiban tegas dari pemerintah setempat.

“Sudah lama dibiarkan. Kalau hujan deras, air cepat meluap karena salurannya tertutup dan susah dibersihkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa lapak berdiri tepat di atas penutup saluran air. Kondisi itu menyulitkan proses pembersihan drainase dan mempersempit ruang pejalan kaki. Selain berpotensi mengganggu ketertiban umum, keberadaan lapak di atas saluran juga berisiko memperparah genangan ketika debit air meningkat.

Secara regulasi, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara saluran air harus dijaga agar tetap berfungsi optimal. Penataan PKL menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui koordinasi lintas instansi, seperti pihak kelurahan, kecamatan, serta organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Baca Juga :  Pengamat: Sangat Diperlukan, Perppu Ciptaker Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Warga berharap ada langkah konkret, baik berupa penataan ulang maupun relokasi yang manusiawi, agar fungsi trotoar dan drainase kembali optimal tanpa mengabaikan aspek sosial para pedagang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Sukapura dan Kecamatan Cilincing belum memberikan keterangan resmi terkait rencana penertiban maupun penataan PKL di Jalan Tipar Cakung. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

 

Report : *Baretha.S*

Berita Terkait

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan
Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia
Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran
Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Sumur Bor Pertama Hadir di Kampung Keakwa, Warga Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan
Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak
Polsek Karawaci Rutin Gelar Patroli Cegah Kejahatan Jalanan Narkoba hingga Premanisme

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 10:40 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:13 WIB

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:45 WIB

Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Ali Farham SH. MH. Ketua DPP LSM Barata kepada media, Senin (25/05/2026) mengatakan, anggaran 46,1 miliar tersebut bukan anggaran yang sedikit yang di gelontorkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan patut menjadi pertanyaan bagi masyarakat jika armada truk yang alat pokok DLHK tidak terbayar pajaknya.

Berita Aktual

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB