Gubernur Pramono Tinjau Pengerukan Kali Cakung Lama Rawa Indah

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, meninjau langsung pengerukan Kali Cakung Lama Rawa Indah di Jalan Lestari VII, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya normalisasi sungai dan pengendalian banjir di Jakarta.

“Hari ini saya meninjau langsung pengerukan yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) di Kali Cakung Lama Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara. Kami akan melanjutkan normalisasi Kali Cakung Lama ini dan mudah-mudahan dapat selesai hingga akhir tahun 2027,” kata Gubernur Pramono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, pengerukan ini dilakukan untuk meminimalkan pengendapan sedimentasi yang menurunkan kapasitas tampung air sungai.

Adapun, Kali Cakung Lama Rawa Indah memiliki panjang sekitar 8,5 kilometer yang terbagi ke dalam 17 segmen.

Baca Juga :  Deklarasi Tajam, FSPTI DKI Jakarta Kolaborasi Jaklingko: Satukan Kekuatan Perjuangkan Hak Supir

Pekerjaan normalisasi dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2024 dan ditargetkan rampung pada November 2027, dengan total target volume sedimentasi yang dikeruk sekitar 45.000 meter kubik.

Hingga saat ini, progres pengerukan telah mencapai sekitar 13.000 meter kubik.

Selain itu, Pengerukan Kali Cakung Lama Rawa Indah menggunakan lima unit alat berat dan lima unit dump truck berkapasitas masing-masing lima meter kubik.

Pekerjaan dilakukan secara rutin guna memastikan kelancaran aliran air, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Menurut Gubernur Pramono, normalisasi Kali Cakung Lama Rawa Indah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta karena berdampak signifikan terhadap pengendalian banjir di sejumlah wilayah, seperti Kelapa Gading, Koja, Cilincing, Sukapura, hingga Semper Barat.

Baca Juga :  BPN Jakarta Utara Janji Tuntaskan PTSL Tertunda, Warga Desak Sertifikat Segera Dibagikan

“Saya memutuskan pengerjaan ini tidak boleh dilakukan sepotong-sepotong. Harus diselesaikan hingga tuntas, karena jika selesai, dampaknya akan sangat besar bagi wilayah yang selama ini terdampak banjir,” ujarnya.

Gubernur Pramono juga menyoroti adanya bottleneck atau penyempitan aliran sungai di bagian hilir, termasuk di Sungai Begog, yang akan ditangani melalui pelebaran saluran hingga sekitar 15 meter.

Upaya tersebut akan disertai dengan pembangunan jalan inspeksi serta pembebasan lahan apabila diperlukan.

“Lebih baik muara sungai dibuat lebih lebar agar aliran air tidak terhambat. Jika harus ada pembebasan lahan, tentu akan dilakukan sesuai ketentuan,” terangnya.

Penulis : Kipray

Berita Terkait

Pelayanan Loket ATR/BPN Jakarta Utara Berikan Arahan dan Informasi kepada Pemohon
Ansufri Idrus Sambo Resmi Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Dikukuhkan
Pemkot Jakbar Adakan Seminar Sebagai Bentuk Edukasi Kepada Anggota Ormas
PBG Lapangan Badminton RW 017 Sunter Agung Diduga Cacat Hukum
Bangunan Liar Ditertibkan,Lahan Sarana Jaya Disiapkan Jadi Taman dan RTH
Proyek Jalan Lingkungan RW 016 Kapuk DiSorot Warga,Sudin Perumahan Diminta Turun Tangann
Sampah Menumpuk di Rusun Pesakih, Warga Keluhkan Lambannya Pengangkutan
PAM Jaya Kejar Target Proyek SPAM Jatiluhur Hilir di Rorotan, Tingkatkan Layanan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Pelayanan Loket ATR/BPN Jakarta Utara Berikan Arahan dan Informasi kepada Pemohon

Sabtu, 26 September 2026 - 15:30 WIB

Ansufri Idrus Sambo Resmi Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Dikukuhkan

Jumat, 25 September 2026 - 12:12 WIB

Pemkot Jakbar Adakan Seminar Sebagai Bentuk Edukasi Kepada Anggota Ormas

Kamis, 24 September 2026 - 09:54 WIB

PBG Lapangan Badminton RW 017 Sunter Agung Diduga Cacat Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 20:13 WIB

Bangunan Liar Ditertibkan,Lahan Sarana Jaya Disiapkan Jadi Taman dan RTH

Berita Terbaru