Utusan Khusus PBB Puji Program BCL di Opening Ocean 20

- Jurnalis

Senin, 14 November 2022 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Utusan Khusus PBB Puji Program BCL di Opening Ocean 20

BALI – Utusan khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengapresiasi pelaksanaan program Bulan Cinta Laut (BCL) yang diinisiasi Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai solusi mengurangi populasi sampah plastik di laut. 

“Bulan Cinta Laut inisiatif yang bagus untuk memerangi sampah plastik di laut,” ujar Peter Thomson, United Nations Secretary General’s Special Envoy for the Ocean atau utusan khusus Sekjen PBB bidang Kelautan, saat memberikan sambutan pembukaan Ocean 20 yang menjadi rangkaian kegiatan G20 di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).

Bulan Cinta Laut merupakan salah satu program Ekonomi Biru KKP yang dirancang khusus untuk mengurangi sampah plastik di laut. Dalam aksi bersih pantai dan laut yang dilakukan sepanjang Oktober lalu, lebih dari 67 ton sampah berhasil diangkut dari laut dan wilayah pesisir di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Peter Thomson, memang dibutuhkan gebrakan bersama untuk menjaga kesehatan ekosistem laut yang erat kaitannya dengan perubahan iklim. Laut yang sehat akan berkontribusi besar pada pengurangan karbon penyebab pemanasan global.  

Baca Juga :  Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

“Kita harus meninggalkan dunia yang baik untuk anak cucu kita. Kita tidak bisa sendiri, harus usaha bersama,” pungkasnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggaungkan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menghadirkan ekosistem laut yang sehat. 

Sebagai negara kepulauan dengan luas laut mencapai 6,4 juta kilometer persegi, Indonesia diakuinya berkomitmen mengelola laut secara berkelanjutan. Selain pengentasan masalah sampah di laut, Indonesia juga berkomitmen mengelola perikanan secara berkelanjutan.  

“Perlu kerja sama untuk mengatasi kesenjangan saat ini dalam tata kelola dan manajemen laut, dan menetapkan dasar untuk kesehatan laut, industri laut yang berkelanjutan, dan investasi laut untuk pengembangan masyarakat dan komunitas yang bermanfaat bagi laut yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi pelaksanaan Bulan Cinta Laut (BCL). Program ini menurutnya sudah berjalan sepanjang tahun 2022, dan resmi dicanangkan sebagai gerakan nasional pada Oktober lalu bertepatan dengan hari jadi Kementerian Kelautan dan Perikanan ke-23 tahun.

Baca Juga :  Dukung Pendidikan, Satgas Yonif 642 Bagikan Buku dan Alat Tulis Kepada Siswa Perbatasan RI-Malaysia

Pelaksaan BCL melibatkan multipihak mulai dari nelayan, pemerintah daerah, TNI/Polri hingga para pelajar. Aksi ini juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan laut sebagai sumber penghidupan.

“BCL akan terus dilaksanakan untuk mengurangi sampah plastik di laut. Ini juga menghadirkan ekonomi sirkular di wilayah pesisir khususnya bagi para nelayan. Di sektor perikanan penantaan juga terus dilakukan di antaranya akan menerapkan sistem penangkapan ikan berbasis kuota, memperluas kawasan konservasi dan mengembangkan budidaya perikanan berkelanjutan, untuk menjaga populasi ikan di laut tetap terjaga,” paparnya.

Sebagai informasi, Ocean 20 Presidensi Indonesia menjadi perhelatan pertama di event G20. Forum Ocean 20 membahas berbagai hal di bidang kelautan antara lain kesehatan laut, ekonomi biru, konservasi laut, pendanaan biru, blue food, hingga energi terbarukan.*(Na/SR) 

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru