Kabupaten OKI Bakal Pengelolaan Lahan 5.200 Hektare di Desa Sungai Tupak

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA SELATAN, suararealitas.co – Rencana pengelolaan lahan seluas 5200 hektare di Desa Sungai Tupak, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengusung konsep kolaborasi tiga pilar yang menggabungkan peran masyarakat, swasta, dan pemerintah untuk membangun wilayah secara berkelanjutan.

Pembagian Lahan yang Inklusif

Lahan dibagi menjadi dua zona utama. Zona masyarakat seluas 1.200 hektare akan menjadi pusat aktivitas warga, berfungsi sebagai basecamp dan menjaga keseimbangan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, zona industri dan komersial seluas 4000 hektare akan terbuka bagi investor untuk membangun pabrik dan pergudangan, yang diharapkan mampu meningkatkan lapangan kerja serta nilai tambah komoditas lokal.

Baca Juga :  Logo dan Maskot HPN 2025 Resmi Diluncurkan

Kekuatan Legalitas: Adat dan Formal

Proses legalitas lahan ini menggabungkan hukum adat dan sistem administrasi negara. Surat adat dari Kriya atas nama Laxsana Bantari menjadi fondasi, yang kemudian diteruskan ke Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian setempat.

Langkah ini memberikan kepastian hukum bagi investor dan mempermudah akses perizinan serta bantuan pemerintah.

Baca Juga :  Kutai Kartanegara Raih Predikat Kabupaten dengan Realisasi WFKM Terbesar Tahun 2024

Manfaat Strategis Untuk OKI

Dampak jangka panjangnya meliputi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Masyarakat setempat juga akan berperan aktif sebagai pengelola lahan, bukan hanya sebagai pekerja, sehingga sirkulasi ekonomi tetap berputar di dalam desa.

“Harapan kami datang ke kantor PIJB dengan di wakili Pak Antoni agar dapat membantu kami dalam melaksanakan kan hal tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji
Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis
Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi
Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat
Lumpur Lereng Puspo Terjang Kota Pasuruan, Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Tak Mampu Menahan Terjangan
Jelang Pilkades Gunung Tawang, Yunus Gaspol Tiga Program Sosial: Jalan, Pangan, dan Mobil Desa
Bupati Tapanuli Selatan Sebut Kebun PTPN Batangtoru Topang Kehidupan Masyarakat Lintas Generasi
PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Aceh Tamiang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:24 WIB

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji

Senin, 2 Maret 2026 - 13:44 WIB

Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:09 WIB

Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:05 WIB

Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:54 WIB

Lumpur Lereng Puspo Terjang Kota Pasuruan, Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Tak Mampu Menahan Terjangan

Berita Terbaru

Berita Aktual

Perkuat Layanan Gizi, Kepala Desa Purasari Meresmikan Dapur MBG

Rabu, 18 Mar 2026 - 20:59 WIB

TNI-Polri

Dandim 0510/Tigaraksa Kendalikan Titik Rawan Mudik Massal

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:46 WIB