Kemenhub Perkuat Kolaborasi dan Sinergj Lintas Sektoral Pada Operasi Patroli Nataru 2025/2026

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (25/12) Suararealitas.co –  Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan TNI AL serta instansi maritim terkait untuk memastikan penyelenggaraan Angkutan Laut pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan selamat, aman, tertib, dan lancar.

Penguatan pengawasan dan pengamanan dilakukan melalui kegiatan Koordinasi Rencana Operasi Patroli Nataru yang melibatkan unsur Ditjen Perhubungan Laut, TNI AL, Polri, Basarnas, operator pelabuhan, serta pemangku kepentingan lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (25/12).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Nataru menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi dan koordinasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Periode Natal dan Tahun Baru selalu ditandai dengan lonjakan pergerakan penumpang. Karena itu, operasi patroli harus dirancang lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada keselamatan,” ujar Dirjen Masyhud.

Ia menegaskan bahwa rencana operasi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran memenuhi standar keselamatan, mulai dari kelaiklautan kapal, kepatuhan manifest, perlengkapan alat keselamatan, hingga kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1,01 Miliar kepada Ahli Waris ABK Indonesia yang Hilang di Laut

“Rencana Operasi Patroli harus mampu menjawab tantangan nyata di lapangan, mulai dari cuaca, kepadatan lalu lintas kapal, hingga potensi pelanggaran aturan keselamatan,” tegasnya.

Kemenhub Siagakan 29 Kapal Patroli

Ditjen Perhubungan Laut melalui 5 (lima) Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) yaitu PPLP Tanjung Priok, PPLP Tanjung Uban, PPLP Tanjung Perak, PPLP Bitung dan PPLP Tual juga turut menyiagakan 29 armada kapal patroli di berbagai wilayah perairan strategis.

“Kapal patroli KPLP akan siaga untuk memperkuat pengawasan dan pengamanan, memberikan dukungan pencarian dan pertolongan, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran,” ungkap Masyhud.

Pengawasan dan pengamanan di perairan Indonesia pada periode Nataru 2025/2026 juga turut didukung oleh belasan alutsista milik TNI AL, termasuk alutsista unsur kapal laut mulai dari KRI, Kapal Angkatan Laut (KAL), Patkamla sampai dengan jenis RHIB dan Sea Rider. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Asops Kasal TNI AL,  Laksamana Muda TNI, Yayan Sofiyan.

“Guna mendukung keberhasilan operasi pengamanan ini, puluhan alutsista TNI AL akan siaga amankan libur Nataru 2025/2026,” tutur Laksda TNI Yayan Sofiyan.

Baca Juga :  Remunerasi Belum Dibayar, Ratusan Pekerja PT MTI Gelar Aksi Damai di Tanjung Priok

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pangkalan TNI AL akan terus berkoodirnasi dengan seluruh KSOP dan KUPP dalam eskalasi kebutuhan di lapangan di berbagai wilayah perairan Indonesia.

Kolaborasi Adalah Kunci

Dalam Operasi Patroli ini, Dirjen Masyhud menegaskan pengawasan dan pengamanan dalam penyelenggaraan angkutan laut periode Nataru 2025/2026 tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kolaborasi dan komunikasi yang efektif menjadi kunci agar pelayanan angkutan laut selama Nataru berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama semua pihak, kami optimis pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung optimal,” terangnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap beragam potensi yang dapat mengancam keselamatan pelayaran.

“Kolaborasi ini sangat penting dan strategis dalam mengawal para pemudik, baik yang merayakan Natal maupun yang akan berlibur, sampai di tempat tujuan dengan aman, nyaman dan selamat hingga kembali ke rumahnya masing-masing,”Pungkasnya. (AD/PF/HJ)

Berita Terkait

Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal
Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep
KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli dan Percepat Evakuasi Penumpang
Keselamatan Masyarakat dan Petugas Jadi Prioritas, Menko Polkam Ingatkan Pentingnya Penanganan Karhutla Secara Cepat dan Terpadu
Kemenhub Perkuat Keamanan Siber Maritim, SDM Kapal dan Pelabuhan Dibekali Antisipasi Serangan Siber
Kemenhub Perkuat Keamanan Kapal dan Pelabuhan, Temu Teknis RSO 2026 Digelar di Batam

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:16 WIB

238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:04 WIB

KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli dan Percepat Evakuasi Penumpang

Berita Terbaru