Jasaraharja Putera Dorong Inovasi Manajemen Risiko Asuransi di Wisuda AAMAI XXXII

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co – Industri perasuransian Indonesia tengah menghadapi lanskap global yang berubah cepat sebagai akibat dari eskalasi risiko geopolitik, meningkatnya ancaman siber, serta tekanan regulasi yang semakin kompleks. Transformasi digital, big data, dan kecerdasan buatan turut membuka peluang baru bagi perusahaan asuransi untuk memperkuat inovasi dan ketahanan risiko, pada Senin 8 Desember 2025.

Menjawab dinamika tersebut, PT Jasaraharja Putera menegaskan komitmennya dalam penguatan kompetensi industri dengan berpartisipasi aktif pada Seminar Wisuda AAMAI ke XXXII yang mengangkat tema “Geopolitical Shifts and the Future of Insurance Risk
Management”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar dimulai dengan keynote speech yang disampaikan oleh Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Soemarjono, dengan dua pembahasan utama, yaitu fragmentasi geoeconomics yang mendorong proteksionisme sekaligus menghambat diversifikasi investasi global sehingga meningkatkan risiko likuiditas, kredit, dan volatilitas pasar; serta perubahan regulasi yang semakin kompleks, di mana standar hukum yang berbeda antarnegara memunculkan tantangan kepatuhan dan potensi sanksi ekonomi yang lebih ketat bagi penyelenggara industri asuransi.

Pada penyelenggaraan seminar ini, Direktur Teknik Merangkap Plt Direktur Keuangan, Umum & SDM PT Jasaraharja Putera, Suhardiman, turut mengambil peran penting sebagai Moderator Utama dalam sesi diskusi panel yang menghadirkan para pemimpin industri asuransi nasional.

Baca Juga :  Umat Katolik Sangat Antusias Hadiri Misa Akbar Bersama Paus Fransiskus di SUGBK

Dalam perannya, Suhardiman memimpin jalannya dialog strategis yang membahas tantangan dan peluang manajemen risiko asuransi di tengah fragmentasi geoeconomics, ancaman siber, serta percepatan teknologi intelijen risiko.

Sesi panel menghadirkan pembicara dari perusahaan asuransi terkemuka seperti Direktur PT Prudential Life Assurance, Maria Rosalinda, Direktur Utama PT Simas Insuretech, Teguh Aria Djana dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT BRI Asuransi Indonesia, Heri Supriyadi. Para panelis menyampaikan pandangan mengenai adaptasi industri terhadap risiko geopolitik, penerapan intelijen risiko real-time, penguatan ekosistem siber nasional, hingga pemanfaatan AI dan data untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat, cerdas, dan akurat.

Diskusi ini memberikan wawasan komprehensif mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor antara perusahaan asuransi, regulator, broker, serta penyedia teknologi guna menghadirkan solusi risk management yang berkelanjutan.

Partisipasi PT Jasaraharja Putera dalam seminar ini merupakan wujud konsistensi perusahaan dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional manajemen risiko di Indonesia. PT Jasaraharja Putera juga melihat forum ini sebagai sarana memperkuat jejaring antarpraktisi, memperdalam pemahaman tentang risiko global, serta memastikan kesiapan industri asuransi nasional dalam menghadapi era ketidakpastian geopolitik.

Baca Juga :  Food Tray Impor China Mengandung Pelumas Babi, RMI-NU DKI Desak Menteri Perdagangan Hentikan Impor

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Teknik Merangkap Plt Direktur Keuangan, Umum & SDM PT Jasaraharja Putera, Suhardiman, menyampaikan bahwa partisipasi PT Jasaraharja Putera merupakan bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam mendukung profesionalisme industri asuransi Indonesia.

“Perubahan geopolitik menuntut industri
asuransi untuk bergerak lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif. Melalui forum seperti AAMAI, kita dapat memperkuat literasi risiko, berbagi pengalaman, dan membangun strategi yang relevan untuk menghadapi ketidakpastian global. PT Jasaraharja Putera berkomitmen untuk terus berada di garis depan inovasi manajemen risiko terutama dalam industri asuransi,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan aktif dalam forum strategis AAMAI ini, PT Jasaraharja Putera menegaskan komitmennya sebagai perusahaan asuransi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan resiliensi industri. PT Jasaraharja Putera percaya bahwa kolaborasi, literasi risiko, dan penguasaan teknologi analitik merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan manajemen risiko asuransi Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.

Berita Terkait

KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin
KKP Proyeksikan Ekosistem Karbon Biru Serap 10 Juta Ton CO2 per Tahun
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik Modernisasi Sistem Air Bersih, Soroti Tantangan Infrastruktur dan Pembiayaan
KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark
KKP Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan dengan Jamin Ketertelusuran Rantai Pasok
Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026
Baintelkam Polri Kunjungi Mako Bang Japar, Fahira Idris Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Sampaikan 5 Rekomendasi
Barikade 98 Tegaskan Sikap: Halal Bihalal Jadi Momentum Kawal Demokrasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:31 WIB

KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin

Rabu, 15 April 2026 - 14:20 WIB

KKP Proyeksikan Ekosistem Karbon Biru Serap 10 Juta Ton CO2 per Tahun

Selasa, 14 April 2026 - 17:07 WIB

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik Modernisasi Sistem Air Bersih, Soroti Tantangan Infrastruktur dan Pembiayaan

Selasa, 14 April 2026 - 13:17 WIB

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 11:30 WIB

KKP Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan dengan Jamin Ketertelusuran Rantai Pasok

Berita Terbaru