PELNI Group Gratiskan Angkut Barang Bantuan untuk Bencana di Sumut dari Seluruh Wilayah Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co 4 Desember 2025 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI membuka layanan pengiriman bantuan bencana khusus korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara secara gratis menggunakan kapal PELNI. Layanan ini mulai berlaku Kamis (4/12) di seluruh kantor cabang PELNI di Indonesia.

Barang bantuan dapat berupa dan tidak terbatas pada sembako, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, kebutuhan khusus bayi dan perempuan. Seluruh bantuan yang terkumpul dari berbagai daerah di Indonesia akan dikumpulkan dan diangkut menggunakan kapal penumpang PELNI menuju Jakarta untuk kemudian dibawa KM Kelud yang melayani rute tujuan Belawan, Medan.

Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi nyata PELNI dalam membantu wilayah terdampak bencana Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memutuskan untuk membuka layanan pengiriman bantuan gratis sepenuhnya agar logistik kemanusiaan dari berbagai penjuru Indonesia dapat segera sampai ke saudara-saudara kita di Sumatera Utara. Ini adalah wujud komitmen PELNI sebagai BUMN pelayaran yang tidak hanya menghubungkan pulau, tapi juga menghubungkan kepedulian,” ujar Evan.

Evan menambahkan bahwa program ini juga menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan beban korban bencana.

“Kami berharap semakin banyak pihak memanfaatkan fasilitas ini sehingga volume bantuan yang tiba di Belawan semakin besar dan dapat segera didistribusikan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. PELNI siap menjadi jembatan kemanusiaan dari Sabang sampai Merauke untuk Sumatera Utara,” tegas Evan.

Baca Juga :  Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Resmikan Program Carbon Village Kelurahan Koja Tahun 2025

Pengiriman barang bantuan bebas biaya ini juga didukung oleh PELNI Logistics sebagai bagian dari kolaborasi PELNI Group. Direktur Utama PBM SBN atau PELNI Logistics Sukendra mengatakan, pihaknya akan membebaskan seluruh biaya bongkar muat dari pelabuhan awal hingga pelabuhan tujuan.

“PELNI Logistics tentu berharap upaya PELNI Group ini, dengan mengumpulkan barang bantuan dari seluruh wilayah Indonesia, dapat dimanfaatkan masyarakat luas untuk bersama-sama meringankan penderitaan saudara kita di Sumatera, khususnya Sumatera Utara,” tutur Sukendra.

Selanjutnya Kepala Cabang PT Pelni Jakarta Dicky Dermawan menjelaskan, PELNI telah menyalurkan bantuan logistik secara langsung baik ke Sumatera Utara maupun Sumatera Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara dan Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak.untuk wilayah padang sumatera barat masih merupakan terminal point dibawah koordinasi Cabang Jakarta.tambah Dicky

Adapun syarat dan ketentuan layanan pengiriman bantuan ini adalah sebagai berikut :

1. Melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga/komunitas/instansi atau pernyataan bantuan kemanusiaan jika pengirim adalah perorangan dan daftar barang berisi rincian isi bantuan.

Baca Juga :  KRU KN. Antares Terima Penghargaan Atas Dedikasi Kemanusian

2. Jenis barang berupa barang bantuan seperti sembako, pakaian, logistik dan bukan barang komersial.

3. Jenis barang yang aman, tidak mudah terbakar, beracun atau terlarang.

4. Mengemas dengan kuat dan memberi tanda “Fragile” untuk barang pecah belah.

5. Seluruh pengiriman dari berbagai wilayah akan dikirimkan menggunakan Kapal PELNI dengan tujuan akhir Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

6. Untuk sementara, PELNI hanya dapat mengantarkan barang bantuan bencana hanya sampai Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

7. Info lebih lanjut dapat hubungi Call Center PELNI (021) 162 atau di kantor cabang PELNI terdekat.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 230 pelabuhan dengan total 522 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak

Berita Terkait

Tak Terdaftar di Lloyd’s Register, Kapal Kasus Fandi Disorot KPI
Vape Berpotensi Mengandung Narkoba, Capt. Hakeng Peringatkan Ancaman Hukum dan Karir Pelaut
Pastikan Keselamatan Angkutan Lebaran KEMENHUB Laksanakan Uji Petik Kapal Penumpang di Banyuwangi
Kemenhub Periksa 3 Kapal Penumpang di Pontianak untuk Pastikan Kelaiklautan Kapal Jelang Angkutan Lebaran 2026
Raja Ampat Bukan Jalur Pelayaran Biasa: Capt. Hakeng Ingatkan Kewajiban Pemanduan bagi Kapal Internasional
Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional, Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009
Perkuat Standar Keselamatan Kapal Indonesia, Kemenhub Perpanjang Kewenangan Sertifikasi Statutoria Kapal PT BKI
Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam Nelayan dari Timor Leste

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:08 WIB

Tak Terdaftar di Lloyd’s Register, Kapal Kasus Fandi Disorot KPI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:02 WIB

Vape Berpotensi Mengandung Narkoba, Capt. Hakeng Peringatkan Ancaman Hukum dan Karir Pelaut

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:30 WIB

Pastikan Keselamatan Angkutan Lebaran KEMENHUB Laksanakan Uji Petik Kapal Penumpang di Banyuwangi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:06 WIB

Kemenhub Periksa 3 Kapal Penumpang di Pontianak untuk Pastikan Kelaiklautan Kapal Jelang Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:51 WIB

Raja Ampat Bukan Jalur Pelayaran Biasa: Capt. Hakeng Ingatkan Kewajiban Pemanduan bagi Kapal Internasional

Berita Terbaru