Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR (28/3), Suararealitas.co – Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran di Pelabuhan Makassar hingga H+7 Lebaran berjalan lancar dan kondusif. Berdasarkan data Posko Angkutan Laut Lebaran KSOP Utama Makassar tanggal 28 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat jumlah pergerakan penumpang sejak H-15 hingga H+7 Lebaran mencapai 79.477 orang dengan 81 kunjungan kapal.

Tim Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang dipimpin Kasubdit Keselamatan Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Maltus Jackline Kapistrano, melakukan monitoring langsung untuk mengawasi dan memastikan ketertiban, kenyamanan, keselamatan dan keamanan khususnya pada periode arus balik lebaran di Pelabuhan Makassar.

Pihaknya juga memastikan kesiapan petugas di lapangan dalam memberikan pelayanan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang baik di pelabuhan maupun di atas kapal dengan tetap mengedepankan prinsip zero compromise for safety, tidak ada kompromi untuk keselamatan.

Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum, seluruh proses penyelenggaraan angkutan laut lebaran di Palabuhan Makassar berjalan lancar dan kondisi di lapangan terpantau aman terkendali. Harapannya seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik serta tingkat kenyamanan dan standar pelayanan minimun dapat tepenuhi.

Kepala Kantor KSOP Utama Makassar, Jon Kenedi, mengungkapkan, arus balik di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar masih cukup tinggi. Untuk itu, KSOP Utama Makassar akan terus memastikan layanan aman dan lancar serta tetap mengutamakan keselamatan.

“Hingga H+7 arus balik penumpang masih cukup tinggi sehingga kami terus memantau pergerakan penumpang di seluruh terminal untuk memastikan pelayanan berjalan lancar,” ujar Jon Kenedi.

Baca Juga :  Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Resmikan Program Carbon Village Kelurahan Koja Tahun 2025

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk merencanakan perjalannya dengan baik serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk menaati aturan dan arahan petugas serta menjaga barang bawaannya demi kenyamanan bersama selama masa arus balik lebaran,” pungkasnya.

Adapun pergerakan penumpang di Pelabuhan Makassar masih didominasi dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Baubau, Parepare, Labuan Bajo, Batulicin dan Selayar. Hal ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia, yang masih mengandalkan transportasi laut sebagai moda utama selama periode mudik Lebaran 2026.

Berita Terkait

Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Melalui Kolaborasi Global
Pengusaha Trucking Keluhkan Penolakan Kontainer Kosong, Logindo Soroti Kinerja MSC
Tingkatkan Kompetensi dan Integritas, PPNS Ditjen Hubla Siap Hadapi Tantangan Penegakan Hukum
Tak Terdaftar di Lloyd’s Register, Kapal Kasus Fandi Disorot KPI
Vape Berpotensi Mengandung Narkoba, Capt. Hakeng Peringatkan Ancaman Hukum dan Karir Pelaut
Pastikan Keselamatan Angkutan Lebaran KEMENHUB Laksanakan Uji Petik Kapal Penumpang di Banyuwangi
Kemenhub Periksa 3 Kapal Penumpang di Pontianak untuk Pastikan Kelaiklautan Kapal Jelang Angkutan Lebaran 2026
Raja Ampat Bukan Jalur Pelayaran Biasa: Capt. Hakeng Ingatkan Kewajiban Pemanduan bagi Kapal Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:46 WIB

Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Melalui Kolaborasi Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pengusaha Trucking Keluhkan Penolakan Kontainer Kosong, Logindo Soroti Kinerja MSC

Rabu, 15 April 2026 - 21:39 WIB

Tingkatkan Kompetensi dan Integritas, PPNS Ditjen Hubla Siap Hadapi Tantangan Penegakan Hukum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:48 WIB

Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:08 WIB

Tak Terdaftar di Lloyd’s Register, Kapal Kasus Fandi Disorot KPI

Berita Terbaru