Gubernur Khofifah Apresiasi Soal Keberhasilan Polda Jatim dalam Pulangkan 6 Pekerja Imigran dari Thailand

- Jurnalis

Selasa, 27 Juni 2023 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Apresiasi Soal Keberhasilan Polda Jatim dalam Pulangkan 6 Pekerja Imigran dari Thailand

SURABAYA – Keberhasilan Polda Jawa Timur memulangkan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Thailand ke Indonesia mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Apresiasi disampaikan oleh Khofifah kepada Polda Jatim di Gedung Rupatama Polda Jatim saat menggelar pers conference, Senin (26/06/2023).

Adapun 6 orang PMI asal Jawa Timur yang berhasil dipulangkan oleh Polda Jatim tersebut adalah inisial ZR (26), BP (22), MNI (22) warga asal Kabupaten Jember dan MTASP ( 20 ), ARS dan AS warga asal Kabupaten Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya atas nama pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan terimakasih kepada Polda Jawa Timur yang telah memberikan ruang kepada kita semua menyaksikan 6 PMI warga Jawa Timur yang telah berhasil dipulangkan oleh Polda Jatim,” ujar Khofifah di Gedung Rupatama Mapolda Jatim.

Menurut Khofifah dalam penanganan kasus yang menimpa PMI dari Jawa Timur itu perlu kerjasama antara Kementerian Luar Negeri dengan Kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur dan beberapa pihak terkait.

Baca Juga :  Danau di Pangadegan Diduga Dijadikan Tempat Buang Limbah B3, Begini Curhatan Warga Sekitar

“Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas perlindungan kepada warga yang mendapat kekuatan dengan kehadiran jajaran Polda Jatim dan support dari Kementerian Luar Negeri,” ungkap Khofifah.

Khofifah berharap seluruh warga Jawa Timur, warga Indonesia yang akan mengambil keputusan bekerja di luar negeri, pastikan bahwa melakukan proses secara prosedural. 

“Jadi jangan mencoba melakukan secara non-prosedural. Langkah preventif yang bisa kita lakukan dari skala yang paling kecil adalah ditingkat desa atau kelurahan,” tutur Khofifah.

Lanjut Khofifah juga menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Kepala Desa dan Lurah adalah bagian sangat penting untuk bisa memonitoring pergerakan warganya. 

Kemudian, setiap warga yang akan meninggalkan daerahnya dalam waktu cukup lama, tidak mungkin tidak terkonfirmasi ke Lurah dan Kepala Desa.

Baca Juga :  BPPKB Banten Ranting Pondok Kelor Elang Hitam Adakan Giat Rapat Internal

“Maka, tiga ujung tombak di lini paling bawah ini menjadi sangat penting untuk melakukan monitoring terhadap pergerakan warganya,” pungkas Khofifah.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur telah berhasil memulangkan enam Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Thailand. 

Bahkan, mereka merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilakukan oleh empat tersangka yang sudah diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim.

Diketahui, empat tersangka yang sudah diamankan Polda Jatim adalah YS (40) asal Tempurejo, Jember, SK (48) asal Srono, Banyuwangi, FB (41) asal Sukadana, Lampung, dan RT (38) asal Sunggal, Medan. 

Kendati demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto menegaskan, pengungkapan beberapa kali kasus TPPO itu sebagai bukti keseriusan Polri menyikapi instruksi Presiden Joko Widodo. 

“Ini bukti bahwa kita serius menangani masalah PMI atau TPPO ini sendiri,” tegas Irjen Toni.*(SR)

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru