Gus Halim: Jejaring Desa ASEAN Tingkatkan Ekonomi Desa dan Berantas Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Halim: Jejaring Desa ASEAN Tingkatkan Ekonomi Desa dan Berantas Kemiskinan Ekstrem

SLEMAN – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan jaringan kerjasama antar desa di ASEAN menjadi salah satu kunci untuk mengangkat sektor UMKM dan Badan Usaha Milik Desa. 

Jaringan kerja sama ini akan membawa dampak positif dalam meningkatkan ekonomi di tingkat lokal dan membantu mengatasi kemiskinan ekstrem, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Produk-produk dari desa teman-teman Negara ASEAN, Filipina, Vietnam, Laos, Thailand Myanmar dan hampir semua menghadirkan produknya. Ini upaya membangun jaringan kerjasama antar Desa di ASEAN,” kata Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menghadiri ASEAN Rural Culture Expo yang digelar di kawasan Tebing Breksi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/7/2023).

Menurut Gus Halim tujuan diadakannya ASEAN Rural Culture Expo ini sebagai bentuk kerjasama antar desa di ASEAN. Dari acara ini diharapkan terjadi pertukaran ekonomi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari negara ASEAN. Dalam acara itu, dipamerkan puluhan produk desa dari berbagai perwakilan negara ASEAN, termasuk produk UMKM lokal, paket-paket wisata dan beberapa produk dari luar daerah.

Baca Juga :  Anggota Polsek Mauk Polresta Tangerang Lakukan Siskamling di Desa Kosambi

Gus Halim menyampaikan semangat dan kolaborasi yang ditunjukkan dalam ASEAN Rural Culture Expo ini memberikan harapan bahwa kerjasama antar desa di ASEAN dapat menjadi pendorong utama dalam mencapai kemajuan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah ASEAN.

“Karena salah satu target Presiden di 2024 Indonesia bisa menurunkan kemiskinan ekstrim hingga nol. Kami sangat mengharpkan kompomen desa wisata dapat menurunkan kemiskinan ekstrim,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini usai meninjau stan pameran.

Jika semua komponen penggerak ekonomi tingkat desa dilaksanakan, Gus Menteri optimis target nol persen kemiskinan ekstrem 2024 akan dicapai. Selain itu pemanfaatan dana desa dan program padat karya juga sangat mungkin mengentaskan kemiskinan ekstrem.

“Pemeliharaan itu dilakukan salah satunya desa wisata, juga pemanfaatan dana desa padat karya untuk kelompok rentan, miskin ekstrem ini harus dirawat,” ujar Gus Halim yang hadir mengenakan baju adat Jawa, sarungan plus blangkon.

“Peran BUMdes menjadi kunci mempertahankan capaian nol persen miskin ekstrem,” sambungnya.

Tak hanya itu, Jejaring Desa ASEAN setelah agenda ASEAN Rura Culture Expo ini, Kemendes bakal menindaklanjuti dengan beberapa poin penting.

Baca Juga :  Polres Jombang Lakukan Restoratif Justice Soal Kasus Penganiayaan Teman Sekelas di SD

“Semua pasti ada tindak lanjut supaya tidak hanya ceremonial. Nanti kami ada pertukaran produk desa wisata, one village one product dan desa digital, ini fokus kerjasama ke depan,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini

Sebelumnya, Gus Halim berkeliling satu per satu stand yang ada di pameran yang juga merupakan bagian The 1st Asean Village Network Meeting ini. Ia mendapatkan berbagai cinderamata yang langsung dikenakannya seperti kain, baju hingga penutup kepala.

Turut hadir dalam acara itu Chairman SOMRPDE Indonesia yang juga Dirjen PDP Kemendes Sugito dan Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Himawan Hariyoga Djojokusumo.

Pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendes PDTT, Delegasi Senior SOMRDPE Focal Point dan ASEAN Village Network dari Negara Anggota ASEAN.

Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad dan Wakil ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Achmad Syamsudin, Para Direktur Utama dan Direksi Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia serta Para Kepala Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten.

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:44 WIB

Kabar Polisi

Pelayanan Humanis, Polisi Berbagi Roti dan Air di Tengah Aksi

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:39 WIB

Kabar Polisi

Polisi Telusuri Dugaan Pungutan dan Aktivitas di Kawasan Kalijodo

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:34 WIB