Mahasiswa Gugat Sikap Tertutup DPRD Tangsel: Krisis Moral Kelembagaan

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, suararealitas.co – Pergerakan Mahasiswa Hukum Tangerang Selatan (PERMAHUTA) mengecam keras sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan setelah upaya audiensi yang mereka ajukan berakhir dengan penolakan.

Audiensi tersebut sebelumnya telah diajukan secara resmi melalui surat, namun tidak mendapat tanggapan.

Menurut keterangan yang dihimpun, rombongan mahasiswa tiba di Gedung DPRD Tangsel, Jl. Raya Serpong No.1, pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB namun, pihak administrasi DPRD menolak audiensi dengan alasan surat belum didisposisikan pimpinan, serta seluruh anggota DPRD (sebanyak 50 orang) disebut tidak hadir pada hari itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi sempat memanas ketika salah satu staf pelayanan disebut melontarkan kata-kata kasar dan bahkan melempar surat yang dibawa mahasiswa.

Baca Juga :  Indonesia vs Taiwan, Patrick Kluivert Janjikan Bermain dengan Gaya dan Taktik Baru

Koordinator aksi, Hasan Rusbal, mengecam keras tindakan tersebut.

“Perilaku staf administrasi DPRD Tangsel telah mencoreng etika kelembagaan dan menunjukkan sikap yang sangat tidak profesional dalam memberikan pelayanan publik,” ujarnya.

Hasan menambahkan, sikap DPRD Tangsel yang menutup diri dan menghindari audiensi jelas melanggar amanat konstitusi sebagai lembaga penampung dan penyalur aspirasi masyarakat.

“Ini mencerminkan krisis moral kelembagaan yang sangat memprihatinkan,” tegasnya.

Selain menyoroti insiden tersebut, PERMAHUTA juga mengungkap temuan terkait penghasilan Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Tangsel yang dinilai tidak sesuai dengan asas kepatutan, kewajaran, rasionalitas, serta kemampuan keuangan daerah sebagaimana diatur dalam Perwali Nomor 25 Tahun 2017 tentang pelaksanaan peraturan daerah.

Temuan ini dinilai ironis, mengingat kondisi sosial ekonomi masyarakat Tangsel masih memprihatinkan. Berdasarkan data yang dikutip PERMAHUTA, terdapat 10.273 anak putus sekolah, 43.330 jiwa penduduk miskin, dan sekitar 37 ribu pengangguran.

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Tangerang dan Kapolres Tangerang Kota Giat Monitoring Pilkades PAW Desa Salembaran Jati

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti penundaan gaji ASN selama dua bulan serta pemangkasan gaji sebesar 6% tanpa persetujuan DPRD Tangsel.

Menanggapi situasi tersebut, PERMAHUTA menilai ketidakmampuan DPRD Tangsel dalam merespons audiensi menunjukkan melemahnya fungsi representasi dan pengawasan legislatif.

Sebagai bentuk protes, PERMAHUTA akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin (10/11/2025). Aksi ini dimaksudkan untuk menuntut transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan prosedur pelayanan publik di lingkungan DPRD Tangsel.

“Kami akan menagih jawaban DPRD atas sikap tidak profesional ini, sekaligus menegaskan pentingnya semangat keadilan sosial dan transparansi anggaran dalam menjalankan fungsi legislatif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ramadan Penuh Kebersamaan, PADI Tangsel dan Ormas Bersatu Bagikan 1.447 Takjil Gratis
Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan
Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang
Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Komplotan Pencuri Diduga Sabotase Potong Besi Penyanggah, Reklame JPO Kebon Jeruk Ambruk
Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi
Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:19 WIB

Ramadan Penuh Kebersamaan, PADI Tangsel dan Ormas Bersatu Bagikan 1.447 Takjil Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:42 WIB

Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:24 WIB

Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati

Senin, 2 Maret 2026 - 23:10 WIB

Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

Berita Terbaru