LESIM Puji Langkah Nyata Sekda Soma Atmaja: Birokrasi yang Hadir untuk Nelayan

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Suararealitas.co || Ketua Lembaga Study Ilmu Hukum Indonesia (LESIM), Mursalin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang dinilainya berhasil menampilkan gaya kepemimpinan birokrasi yang progresif, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat bawah.

Menurut Mursalin, langkah Sekda Soma yang turun langsung mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni, dalam dialog bersama para nelayan di Kecamatan Kronjo beberapa waktu lalu menjadi bukti nyata bahwa birokrasi Kabupaten Tangerang kini semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami di LESIM, sosok Sekda Soma Atmaja patut diapresiasi karena beliau tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir langsung mendengar aspirasi rakyat. Ini wujud nyata birokrasi humanis yang layak dicontoh,” ujar Mursalin di Tangerang, Senin (20/10/2025).

Ia menambahkan, kehadiran Sekda dalam forum dialog bersama nelayan menunjukkan kepemimpinan yang komunikatif dan memiliki kepekaan sosial tinggi, terutama di sektor kelautan yang kerap terabaikan.

“Kinerja seperti ini memperlihatkan bahwa Pemkab Tangerang di bawah koordinasi Sekda Soma memiliki arah yang jelas: membangun dari akar, bukan dari menara gading,” tambahnya.

Mursalin juga menyoroti komitmen Sekda untuk merealisasikan ambulans khusus nelayan pada tahun 2026, yang dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat pesisir.

“Langkah konkret seperti penyediaan ambulans nelayan adalah wujud keberanian dan kepedulian luar biasa. Artinya, Pemkab Tangerang tidak hanya berbicara visi dan misi, tetapi benar-benar menindaklanjutinya dengan solusi nyata,” tegasnya.

Baca Juga :  Perwakilan Manajemen Trans7 datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo Setelah Viral video di media sosial

Selain itu, LESIM mencatat inisiatif Sekda Soma dalam mendorong pemanfaatan lembaga keuangan daerah guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Menurut Mursalin, kebijakan tersebut bersifat visioner karena menyentuh langsung aspek ekonomi masyarakat pesisir.

“Membuka akses nelayan ke lembaga keuangan daerah adalah langkah maju. Ini bukan sekadar bantuan, tapi tentang kemandirian ekonomi pesisir,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Mursalin berharap gaya kepemimpinan yang ditunjukkan Soma Atmaja dapat menjadi teladan bagi jajaran aparatur lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun pemerintah daerah di Indonesia.

“Birokrasi bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi membangun kepercayaan publik. Apa yang dilakukan Sekda Soma adalah contoh nyata birokrasi yang hidup, mendengar, dan bekerja,” tutupnya.

Berita Terkait

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru