Pramono Resmikan Pos Pemadam Kebayoran Lama Utara

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarat, Suararealitas.co  – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan PosPemadam Kebakaran Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Senin (13/10). Pos Pemadam Kebakaran Kebayoran Lama Utara dibangun menggunakan skema pembiayaan kreatif melalui mekanisme tukar guling aset (ruilslag) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan PT Pacific Equity Management.

Kehadiran pos baru ini menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di kawasan padat penduduk sekaligus mengoptimalkan aset daerah melalui skema creative financing.

“Kehadiran pos pemadam baru ini diharapkan dapat mempercepat waktu tanggap dan meningkatkan rasa aman masyarakat,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta atas kinerja dan dedikasinya menjaga keamanan wilayah. Ia menuturkan, Kebayoran Lama mencatat nol kejadian kebakaran sepanjang 2025. Hal itu menjadi sebuah prestasi yang patut dibanggakan dan harus terus dipertahankan.

“Dengan layanan yang lebih cepat, sigap, dan tepat sasaran, masyarakat akan semakin merasa aman dan terlindungi karena petugas kini bisa hadir lebih sigap dan tepat sasaran,” jelas Gubernur Pramono.

Baca Juga :  Peringati HUT Polri Ke-72, Si Humas Polres Metro Jakpus Laksanakan Kegiatan Donor Darah

Pos pemadam ini berlokasi di tengah permukiman padat penduduk dengan lebih dari 17.000 kepala keluarga. Wilayah ini tergolong rentan kebakaran karena kepadatan hunian, akses jalan yang sempit, dan sumber air yang terbatas.

Kecamatan Kebayoran Lama telah memiliki lima pos pemadam kebakaran dan 30 alat pemadam api ringan (APAR), namun belum dilengkapi kantor sektor yang berfungsi sebagai pusat koordinasi. Kehadiran pos baru ini menjadi bagian dari penyempurnaan sistem layanan kebakaran dan penyelamatan serta memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat.

“Inisiatif ini menjadi bagian dari penyempurnaan sistem layanan kebakaran dan penyelamatan. Kami ingin memastikan seluruh wilayah, termasuk kawasan padat penduduk, memiliki akses yang cepat terhadap layanan penyelamatan,” terang Gubernur Pramono.

Selain fasilitas utama untuk operasional pemadam kebakaran, kawasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas publik lain seperti taman dan jalur lingkungan yang mempercantik area sekitar, serta memberi ruang hijau bagi warga. Pembangunan pos ini tidak menggunakan anggaran APBD, melainkan hasil kolaborasi Pemprov DKI dengan pihak swasta, yakni PT Pacific Equity Management, melalui mekanisme tukar-menukar barang milik daerah (ruilslag).

Baca Juga :  WS Laoli Lapor Balik HR Oknum PNS BKD Walkot Jaksel Ke Polda Metro Jaya

“Ini salah satu contoh pos pemadam kebakaran yang dibiayai dengan creative financing. Tanah milik Pemda seluas 301 meter ditukar dengan lahan 600 meter di lokasi ini, yang kemudian dibangunkan pos pemadam, taman bermain anak, dan jalan lingkungan,” ungkap Gubernur Pramono.

Ia menegaskan, kolaborasi ini menjadi contoh nyata pengelolaan aset daerah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Harapannya, skema ini menjadi contoh pengelolaan aset daerah yang inovatif dan dapat direplikasi di wilayah lain.

“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kreativitas dan sinergi dapat memperluas layanan publik di kawasan padat penduduk. Saya sangat gembira karena ini bentuk kreativitas agar pos-pos pemadam kebakaran bisa hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(*/Kipray)

Berita Terkait

ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional
Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.
Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat
Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 22:43 WIB

Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat

Berita Terbaru