Berantas Judi Online di Kolom Komentar, YouTube Andalkan Mesin dan Human Review

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: maraknya spam situs Judi Online. (Foto: JIBI/Bisnis/Arief Hermawan).

ILUSTRASI: maraknya spam situs Judi Online. (Foto: JIBI/Bisnis/Arief Hermawan).

JAKARTA, suararealitas.co – Merespons maraknya spam judi online di kolom komentar setiap video yang diunggah di YouTube, Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Asia Tenggara, Danny Ardianto menegaskan bahwa mereka sudah memiliki pedoman komunitasnya sendiri.

Dengan demikian, komentar maupun konten lain yang melanggar Pedoman Komunitas akan langsung ditindak tegas oleh pihak YouTube, seperti takedown.

“Sebenarnya, secara policy YouTube itu kan, baik video, komentar, live stream, itu ada pedoman komunitas YouTube. Jadi kalau memang ada komentar, ataupun video yang melanggar pedoman komunitas YouTube ya, kita akan take down,” jelas Danny seperti dikutip dari VOI.ID, Minggu (28/9/2025).

Selain itu, Danny juga menegaskan bahwa YouTube sudah mengandalkan kombinasi teknologi mesin dan peninjauan manual untuk memantau konten-konten yang bermuatan negatif, termasuk judi online.

Menurutnya, langkah ini dilakukan karena pola dan modus pelanggaran terus berubah dari waktu ke waktu.

“Jadi pake mesin juga, dan kita seimbangkan antara mesin sama human review-nya juga. Karena kan kadang-kadang modusnya berubah-ubah gitu kan. Jadi tidak cuma untuk judi, ini untuk apapun, misalkan kekerasan, juga sama, komen pun juga bisa di take down,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar telah mengatakan bahwa pemberantasan judi online tidak cukup hanya dengan blokir konten dan teknologi saja.

Baca Juga :  Firma Hukum YNN & Partner Akan Laporkan Oknum Karyawan PT. Toyota Astra Finance Ke Pihak Berwajib

Meskipun perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor utama judi online sulit diberantas, namun ada dua faktor lain yang mengikutinya, yaitu prosedur dan people atau masyarakat itu sendiri.

Ia pun menjelaskan bahwa akar persoalan utama yang menjadi tantangan pemberantasan judi online ini juga terletak pada tingginya permintaan (demand) di masyarakat.

“Bukan mau menyalahkan masyarakat kita, tetapi ini fakta yang terjadi. Kalau kita melihat, prinsip adanya perkembangan atau orang membuat situs judi online, karena ada demand, ada demand di masyarakat,” tutur Alex.

Berita Terkait

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung
Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital
Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini
Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang
Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident
Khairul Dorong Reindustrialisasi Nasional demi Wujudkan Kemandirian Teknologi Nuklir Indonesia
Andri, S.H. Sosok di Balik Tumbuhnya Prakasa Trans Logistik, Perusahaan Muda yang Siap Mendunia
Belanja Obat Kini Cuma 1 Jam! VIVA Apotek Luncurkan WhatsApp Commerce Express

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:35 WIB

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:06 WIB

Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

Jumat, 21 November 2025 - 09:40 WIB

Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini

Selasa, 4 November 2025 - 08:19 WIB

Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:27 WIB

Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident

Berita Terbaru

Megapolitan

Terminal Bayangan Marak di Jakbar, Ini Saran Pengamat Transportasi

Minggu, 15 Mar 2026 - 15:13 WIB