Didaulat Jadi Ketua Harian FAN, Angelius Wake Kako: Mari Kita Kawal Pemerintah ke Depan

- Jurnalis

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ketua Harian Forum Aktivis Nasional (FAN) Angelius Wake Kako. (Foto: Ist)

JAKARTA | Forum
Aktivis Nasional (FAN) mendeklarasikan diri pada Kamis (2/5) sekaligus bertekad
menjaga demokrasi dan mengawal jalannya pemerintahan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara perkenalan FAN itu digelar bersamaan
dengan perayaan ulang tahun aktivis kawakan, Hariman Siregar yang ke-74, dan
sekaligus peresmian sekretariat di Jalan Tegal Parang Selatan Nomor 7.

Ratusan aktivis lintas generasi yang
berasal dari ormas mahasiswa Kelompok Cipayung menghadiri acara tersebut.

Tampak juga para inisiator FAN antara lain,
Maruarar Sirait, Muhammad Qodari, Bursa Sarnubi dan Angelius Wake Kako.

Tak ketinggalan hadir sejumlah aktivis
senior, antara lain Hariman Siregar dan eks Ketua MK Jimly Asshiddigie.

Agenda perkenalan FAN dibuka oleh Ketua
Umum Bursa Sarnubi yang kemudian dikuti oleh deklarasi forum yang dibacakan
oleh Ketua Harian FAN Angelius Wake Kako.

Ketua Harian FAN yang akrab disapa Angelo mengatakan
pemerintah ke depan perlu dikawal agar fokus menyelesaikan berbagai persoalan
di negeri ini seperti korupsi, ketidakdilan, kemiskinan dan jurang antara yang
kaya dan miskin yang kian mengaga.

 “Kekuasaan itu perlu dikawal, apalagi
kalau kita lihat kecenderungan pemerintahan kita ini dengan kekuatan yang
begitu dominan di presidensial. Pemerintah butuh gerakan eksternal dan hal itu
tentu diharapkan peran aktif dari para aktivis,” ujarnya.

“Sehingga para aktivis ini perlu dihidupkan semangatnya  melalu api diskursus agar dapat melahirkan
gagasan-gagasan untuk mengimbangi apa yang dilakukan oleh pemerintah,”
lanjut Angelo.

Baca Juga :  BRI KC Tangerang Ahmad Yani Berikan Penghargaan kepada Pekerja Terbaik Bulan November

Tribute to Akbar Tandjung

Angelo pada kesempatan itu juga mengatakan
FAN juga akan menggelar acara Tribute to Akbar Tandjung sebagai penghargaan
atas keteladanan tokoh itu dalam mengkader kaum muda Indonesia.

Manurut rencana, acara Tribute to Akbar
Tandjung akan digelar pada Minggu 19 Mei 2024 di Jakarta Theater pada pukul
10.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Angelo yang juga Ketua Panitia Tribute to
Akbar Tandjung mengatakan acara ini dibuat sebagai penghargaan atas ketokohan
Akbar Tandjung.

‘”Dia memberi perhatian dan dukungan yang
besar pada kaderisasi para aktivis nasional, ” ujarnya.

Figur Akbar Tandjung, lanjut mantan Ketua
PMKRI Nasiona periode 2016-2018 itu juga menjadi inspirasi bagi banyak aktivis
di Indonesia dalam komitmen dan kecintaan pada bangsa dan negara Republik
Indonesia.

Lebih lanjut Angelo yang juga anggota DPD
yang terpilih untuk periode kedua pada Pemilu 2024 dari Dapil Satu NTT,
mengakui memiliki pengalaman pribadi terkait dukungan dari figur Akbar Tandjung
sebagai seorang senior.

Saat itu, jelasnya, ketika menjadi Ketua
PMKRI Cabang Ende pada awal 2013 Akbar sedang berkunjung ke Ende untuk sebuah
acara Partai Golkar.

“Ketika beliau ke Ende bertepatan dengan
acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) PMKRI Ende, saya mengundang Pak Akbar
dan beliau berkenan datang dan memberikan wejangan kepada para aktivis
muda.”

Baca Juga :  Bupati Kunjungi Warga Marga Mulya Kecamatan Mauk Penerima Beasiswa SGU

Bahkan saat itu, secara pribadi saya
mendapatkan peneguhan karena ia mengatakan sebagai pemimpin organisasi di
daerah saya pun memiliki peluang yang sama menjadi pemimpin nasional seperti
rekan-rekan aktivis yang berada di Ibu Kota Jakarta.  

“Lebih lanjut perhatian dan dukungan
Pak Akbar masih saya alami saat saya menjadi Ketua PMKRI tingkat nasional pada
periode 2016-2018, ” tegasnya.

Politisi muda itu mengakui bahwa dia sangat
berterima kasih ketika dipercayakan menjadi Ketua Panitia Tribute to Akbar
Tanjung.

“Ini merupakan kesempatan bagi saya
secara pribadi untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada beliau,”
ungkapnya.

Seperti dikehui pria yang bernama lengkap
Djanji Akbar Zahiruddin Tandjung yang lahir pada 14 Agustus 1945) atau lebih
popular disebut Akbar Tabdjung adalah seorang politikus Indonesia.

Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indionesia (DPR RI) dari 1999 hingga 2004.

Sebagai anggota Partai Golongan Karya
(Golkar), ia juga menjabat sebagai ketua umum partai dari 1999 hingga 2004, dan
menjadi anggota DPR RI dari Jawa Timur dari 1977 hingga 2004.

Akbar menyelesaikan disertasi tingkat
doktor dalam bidang Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada pada tahun
2007.

Ia menjabat sebagai menteri di bawah mantan
presiden Soeharto dan Bacharuddin Jusuf Habibie 

 

Berita Terkait

Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Resmi Dideklarasikan, Target Dukung Ekonomi Delapan Persen dan Kesejahteraan Buruh
Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31
KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua
Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026
KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu
Gelar Rapat Konsultasi Bersama DPD RI, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Hadiri Puncak HPN 2026, Muhaimin Tekankan Peran Pers di Era Disrupsi Digital
Ahmad Arif Rifai Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional HPN 2026 Di banten, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat”

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:09 WIB

Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Resmi Dideklarasikan, Target Dukung Ekonomi Delapan Persen dan Kesejahteraan Buruh

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:13 WIB

Indonesia Percepat Kebijakan Karbon Biru Menyusul Komitmen NDC Kedua dan Menuju COP31

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:50 WIB

KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:00 WIB

Baznas Bazis DKI Targetkan Zakat Rp190 Miliar Selama Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:59 WIB

KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu

Berita Terbaru

Berita Aktual

Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:53 WIB