KABUPATEN NAGEKEO, suararealitas.co – Gempa bermagnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (26/10/2026) pukul 11.53 WIB.
BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa berada pada koordinat 8,45 LS dan 121,45 BT, dengan kedalaman 13 kilometer.
BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan hingga:
– III MMI di Bajawa dan Maumere
– II-III MMI di Ruteng
Warga Mbay Keluhkan Ekonomi Sulit
Di tengah situasi pascagempa, Yeremias Berita Tonga, warga Nila, Kelurahan Mbay 2, menyampaikan keresahan masyarakat saat ditemui di Kolikapa, Mbay 1.
Menurutnya, masyarakat Mbay masih dalam kondisi belum stabil dan harus tetap waspada.
Ia juga menyoroti beban ekonomi warga yang semakin berat akibat kewajiban membayar utang kepada bank dan koperasi.
“Kondisi di Mbay belum baik-baik saja. Masyarakat harus tetap waspada karena gempa bisa datang sewaktu-waktu. Di sisi lain, nasib masyarakat dihadapkan dengan kesulitan ekonomi berkepanjangan, terutama yang punya utang di perbankan,” ujarnya.
Yeremias meminta Bupati Nagekeo mempertimbangkan kebijakan penangguhan pembayaran kredit untuk sementara waktu.
“Sangat diharapkan Bupati bisa mengeluarkan kebijakan agar dalam beberapa bulan ke depan pihak perbankan dan koperasi tidak menagih kreditur. Ini bentuk keberpihakan kepada rakyat,” tegasnya.
Yeremias Kritik Fokus Pemerintah Daerah pada Program MBG
Yeremias juga mengkritik pemerintah daerah karena dinilai lebih menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat kunjungan Presiden.
Menurutnya, pemerintah seharusnya turut membahas kesulitan ekonomi yang dihadapi warga pascagempa.
“Sayang sekali. Saat Presiden datang, seharusnya Bupati bicara soal kesulitan ekonomi pasca gempa, bukan hanya memuji-muji kesuksesan MBG. Terkesan hanya lipstik semata,” keluhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan.












