Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTiga Orang Bawa Sajam Diduga Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi BertindakKomentar: 0
Aksi Koboi Jalanan

Tiga Orang Bawa Sajam Diduga Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak

Suara Realitas, 22 September 2026, 07:44 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
ILUSTRASI - aksi tiga orang tak dikenal terpantau bawa Sajam dan bikin warga di Jalan Sertu Semanan Kalideres resah. (Foto: Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.co – Suasana di Jalan Sertu, Semanan, Kalideres, mendadak berubah mencekam.

Pasalnya, tiga orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya disebut diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam), menyasar warga yang melintas hingga sebuah warung yang sedang tidak berpenghuni.

Aksi tersebut membuat ruang publik seolah berubah menjadi panggung aksi koboi. Warga yang semestinya dapat melintas dengan aman justru dihadapkan pada ancaman senjata tajam dari sekelompok orang yang bertindak secara brutal.

Baca Juga :  Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Sejumlah warga berharap aparat kepolisian tidak membiarkan peristiwa tersebut berhenti sebagai keributan biasa.

Ancaman penggunaan sajam di tengah permukiman dinilai menyangkut langsung rasa aman masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Barat diharapkan menentukan sikap dan memastikan penanganan dilakukan secara serius agar situasi keamanan di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali.

Sementara itu, Polsek Kalideres didesak mendalami aksi tiga orang tersebut, termasuk mengungkap identitas, motif, serta rangkaian kejadian yang terjadi di Jalan Sertu.

Jika benar terdapat aksi membawa dan mengancam warga dengan senjata tajam, penanganannya perlu dilakukan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV

Bagi masyarakat, persoalannya sederhana: jalan umum bukan arena untuk mempertontonkan kekerasan, dan warga tidak semestinya hidup di bawah bayang-bayang ancaman senjata tajam.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan koreksi bagi pihak yang merasa disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Baca tentangAksi Koboi Jalanan
Lihat Peristiwa Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Peristiwa
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain