Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTBukan Karena Kaya,Tapi Karena Panggilan Allah Ustadz Zainuddin Berangkat Umroh,Di Berangkatkan Orang Baik Grend Fark ViewKomentar: 0
Bukan

Bukan Karena Kaya,Tapi Karena Panggilan Allah Ustadz Zainuddin Berangkat Umroh,Di Berangkatkan Orang Baik Grend Fark View

Suara Realitas, 8 November 2026, 21:57 WIB · 4 menit bacaBaca di App
Huruf

Jakarta,suararealitas.co.

Lantai 5 Blok C RT 11/14, Rusunawa Pesakih, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (8/11/2026) malam, dipenuhi jamaah.

Bukan tanpa alasan. Malam itu, Majlis Qur’an Al-Aqsha menggelar acara Pengajian sekaligus Walimatussafar, yakni acara pelepasan keberangkatan Ustadz Zainuddin untuk menunaikan ibadah Umroh ke Tanah Suci Makkah.Acara dimulai Setelah Sholat Isya, tepat pukul 19.30 WIB. Bapak-bapak, hingga anak-anak, semua hadir dengan wajah penuh suka cita sekaligus haru.

Acara Walimatussafar ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Rusunawa Pesakih dan sekitarnya.

Hadir diantaranya, Para Pengurus Masjid Al-Muhajirin Rusunawa Pesakih, Jamaah Pengajian Apartemen Green Fark View, Jamaah Pengajian Al-Qur’an Al-Aqsha, Majlis Istiqomah,Majlis Miftahul Qulup, serta Warga Blok C, Blok B, dan Blok D Rusunawa Pesakih.

Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya ukhuwah dan silaturahmi antar jamaah yang selama ini dibina oleh Ustadz Zainuddin melalui Majlis Qur’an Al-Aqsha.

Dalam Sambutannya, Ustadz Zainuddin menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT karena diberikan kesempatan untuk mengunjungi Baitullah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dalam acara Wallimatussafar,selama ini setia mengikuti pengajian Majlis Qur’an Al-Aqsha.

“Saya mohon doa dari semua jamaah, semoga diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah Umroh, dan menjadi umroh yang mabrur,” ujar Ustadz Zainuddin dengan suara bergetar menahan haru.

“Saya juga mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah. Apabila selama saya membina pengajian, ada kata-kata dan perbuatan saya yang kurang berkenan, saya mohon dimaafkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Ciptakan Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Karet Tengsin Sambangi Apartemen Istana Sahid

Ucapan tersebut sontak membuat suasana semakin haru. Beberapa jamaah tampak merasa sedih bercampur gembira,sedih karena harus berpisah sementara waktu, gembira karena Ustadz Zainuddin bisa menjalankan Umroh ketanah suci.

Direncanakan, Ustadz Zainuddin akan menunaikan ibadah Umroh selama 10 hari di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Selama 10 hari tersebut, ia akan melaksanakan rangkaian ibadah Umroh, berziarah ke Makam Rasulullah SAW di Masjid Nabawi Madinah, serta mengunjungi tempat-tempat bersejarah Islam lainnya.

Suasana semakin menyentuh ketika Ketua RT 11/14, Prasetyo Wasito, menyampaikan sambutannya.

Dengan penuh haru, ia mengatakan bahwa perjalanan hidup manusia tidak ada yang tahu. Keberangkatan Ustadz Zainuddin ini menjadi bukti nyata bahwa Umroh adalah panggilan Allah SWT.

“Perjalanan hidup kita tidak ada yang tau, seperti Ustadz Zainuddin ini, kalau mengandalkan kemampuan materi mungkin berat bagi nya, namun karena memang sudah Panggilan Allah melalui orang baik di Pengajian Apartemen Green Fark View yang tempat beliau mengajar Agama, akhirnya beliau berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan Umroh,”ujar Ketua RT 11, Prasetyo Wasito.

“Semoga kita semua yang hadir di sini suatu saat mendapat giliran untuk menunaikan ibadah Umroh. Semoga Ustadz Zainuddin berangkat sehat, pulang nya pun sehat, dan mendapatkan ibadah umroh yang Mabrur,” tambahnya.

Sambutan Ketua RT tersebut disambut dengan lantunan Aamiin yang menggema dari seluruh jamaah yang hadir.

Baca Juga :  Dishub DKI Jakarta Semarakkan Harbubnas 2025 dengan Lomba Mancing di Kedaung Angke

Salah satu pengurus Majlis Qur’an Al-Aqsha mengatakan, Walimatussafar ini merupakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan umat Islam untuk melepas saudara yang akan berangkat ke Tanah Suci.

“Ini bukan hanya sekedar acara pelepasan. Ini adalah bentuk syukur, bentuk doa bersama, dan bentuk silaturahmi. Kami ingin Ustadz Zainuddin berangkat dengan hati yang tenang, karena sudah didoakan dan dimaafkan oleh seluruh jamaahnya,”katanya.

Ia juga berharap, sepulang dari Tanah Suci nanti, Ustadz Zainuddin dapat membawa ilmu dan semangat baru untuk kembali membina jamaah Majlis Qur’an Al-Aqsha agar semakin istiqomah dalam mempelajari Al-Qur’an.

Acara ditutup dengan musafahah atau bersalam-salaman. Satu persatu jamaah maju ke depan untuk bersalaman, memeluk, dan menyampaikan doa secara langsung kepada Ustadz Zainuddin.

Suasana penuh keakraban terlihat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama yang telah disediakan oleh Pengurus Majlis Al-Aqsha dan warga.

Jamaah yang hadir tampak antusias dan bahagia. Mereka mendoakan agar Ustadz Zainuddin dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, diberikan kesehatan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat dengan membawa predikat umroh yang mabrur.

“Semoga Ustadz diberikan kelancaran. Kami semua di sini akan terus mendoakan dari Jakarta. Kami tunggu kembali dengan cerita dan doa dari Tanah Suci,” ujar salah satu jamaah dengan penuh harap.

Baca tentangBukan
Lihat Megapolitan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Megapolitan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain