JAKARTA, Suararealitas.co – Universitas Indonesia (UI) bersama Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional) menggelar Networking Golf Tournament 2026 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Minggu (8/11/2026). Kegiatan yang diikuti 144 peserta tersebut menjadi ajang mempererat hubungan sekaligus memperluas jejaring antarkalangan profesional.
Turnamen ini merupakan kegiatan kolaborasi perdana UI dan PERADI Profesional melalui olahraga golf. Selain menjadi kompetisi, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan bagi akademisi, praktisi hukum, serta sejumlah unsur lembaga penegak hukum.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Profesional, Prof. Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn., mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama kedua institusi yang sebelumnya telah terjalin melalui program Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).
Program PKPA yang diselenggarakan di Kampus UI Salemba telah memasuki batch kedua setelah pelaksanaan angkatan pertama. Di sela kegiatan pendidikan tersebut, kedua pihak kemudian menginisiasi turnamen golf untuk menjaga kesinambungan komunikasi dan memperkuat hubungan antarpemangku kepentingan.
Menurut Yuhelson, kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai latar belakang, termasuk unsur Mahkamah Agung, Kejaksaan, pengadilan, Kepolisian, perguruan tinggi, dan kalangan advokat.
144 Peserta Ikuti Kompetisi
Panitia menyediakan sejumlah kategori penghargaan dalam turnamen tersebut, antara lain Best Gross Overall, Best Net I, Best Net II, Nearest to the Pin, dan Longest Drive.
Penghargaan diberikan kepada peserta yang berhasil mencatatkan hasil terbaik pada masing-masing kategori. Sejumlah pemenang berasal dari lingkungan PERADI Profesional, UI, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung. Prof. Iswahyudi juga tercatat sebagai salah satu penerima penghargaan.
Selain trofi, panitia turut menyediakan hadiah utama berupa mobil BMW X1 bagi peserta yang berhasil mencetak hole in one. Namun, hingga turnamen berakhir, belum ada peserta yang berhasil memenuhi kriteria untuk memperoleh hadiah tersebut.

Yuhelson menjelaskan, persiapan turnamen membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Pelaksanaannya ditangani langsung oleh tim dari UI dan PERADI Profesional tanpa menggunakan jasa penyelenggara acara atau event organizer (EO).
UI Dorong Pengembangan Kerja Sama
Kepala Badan Manajemen Risiko dan Kepatuhan Universitas Indonesia, Prof. Dr. Rizal Edy Halim, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kerja sama UI dengan PERADI Profesional diharapkan dapat berkembang ke berbagai bidang, tidak hanya terbatas pada pendidikan.
Ia menilai kegiatan yang mempertemukan berbagai kalangan profesional dapat menjadi sarana memperluas jaringan, membangun komunikasi, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Peserta turnamen juga berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Nasional (UNAS), dan Universitas Syiah Kuala (USK), selain praktisi hukum dan perwakilan kantor advokat.
Rizal berharap kerja sama tersebut dapat turut mendorong peningkatan kualitas pendidikan profesi advokat dengan mengedepankan prinsip beretika, berintegritas, dan berkarakter.
Sebagai tindak lanjut, UI dan PERADI Profesional merencanakan penyelenggaraan turnamen serupa dalam enam bulan mendatang. Trofi bergilir yang diperebutkan pada penyelenggaraan perdana ini akan kembali menjadi bagian dari kompetisi berikutnya.
Kolaborasi melalui Networking Golf Tournament 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan kemitraan UI dan PERADI Profesional, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik, praktisi hukum, dan lembaga penegak hukum.












