AMI Bakal Laporkan Dugaan Penyimpangan Anggaran Reses Anggota DPRD Surabaya ke Kejaksaan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, suararealitas.co – Dugaan penyimpangan pelaksanaan kegiatan reses kembali mencuat di Kota Surabaya.

Kali ini, sorotan tertuju kepada oknum anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PPP, Buchori Imron, yang menggelar kegiatan reses di kawasan Sidotopo Kulon pada 12 Februari 2026.

‎Berdasarkan keterangan warga yang hadir, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut disebut tidak mencapai 100 orang. Dalam kegiatan itu, peserta hanya menerima roti dan uang transport sebesar Rp50 ribu per orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Temuan tersebut memicu pertanyaan dari berbagai pihak terkait penggunaan anggaran reses yang selama ini diketahui mencapai sekitar Rp22 juta untuk setiap titik kegiatan.

‎Jika peserta yang hadir kurang dari 100 orang dan hanya menerima konsumsi sederhana serta uang transport Rp50 ribu, maka muncul pertanyaan mengenai ke mana sisa anggaran tersebut dialokasikan.

‎Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) menilai dugaan tersebut harus diusut secara transparan oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Rakyat Kecewa Polemik Dana Reses DPR, Statement Dasco "Memalukan"

‎Organisasi tersebut berencana melaporkan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran reses tersebut kepada pihak kejaksaan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

‎Sekjen AMI, Abdul Aziz, S.H., menegaskan, bahwa dana reses merupakan uang rakyat yang bersumber dari APBD dan penggunaannya wajib dapat dipertanggungjawabkan.

‎“Kami meminta Kejaksaan turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran reses tersebut. Jika benar anggaran per titik mencapai sekitar Rp22 juta, sementara peserta yang hadir tidak sampai 100 orang dan hanya menerima roti serta uang transport Rp50 ribu, maka publik berhak mengetahui ke mana penggunaan anggaran selebihnya,” tegas Abdul Aziz, Jum’at (5/6/2026).

‎Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar formalitas, melainkan sarana anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat dengan menggunakan anggaran negara yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

‎“Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi wadah mendengar aspirasi rakyat justru menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. Setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka,” lanjutnya.

Baca Juga :  Hadir Bersama Gubernur Banten: Rakor Percepatan Legalisasi Aset Situ

‎AMI menyatakan akan menyerahkan data dan keterangan yang diperoleh dari warga kepada aparat penegak hukum agar dilakukan pendalaman.

‎Organisasi tersebut juga meminta Inspektorat serta Badan Kehormatan DPRD Kota Surabaya untuk turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan reses para anggota dewan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Buchori Imron belum memberikan keterangan maupun tanggapan terkait dugaan tersebut.

Wartawan masih berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab sesuai ketentuan jurnalistik.

‎Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.‎

Penulis : Panji

Editor : Za

Berita Terkait

APBD Perubahan Tanggamus Defisit Rp101,3 Miliar, Anggaran 2027 Diproyeksikan Rp1,74 Triliun
Puan Pimpin Paripurna, DPR Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
9.205 Aduan Membanjiri DPR dalam Setahun, Puan Maharani: Kritik Bukan Jarak dengan Rakyat
Pembangunan RTH Sunter Jaya Disorot Warga: Pengamanan, Batas Lahan hingga Akses Jalan Dipertanyakan
Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah
DPR Tegaskan PAW Ombudsman RI Tidak Wajib Ikuti Nomor Urut Hasil Uji Kelayakan
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa Minta Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Junjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Yahya Zaini Minta BGN Tak Terlalu Lama Moratorium Dapur MBG, Prioritaskan yang Sudah Dibangun

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:28 WIB

APBD Perubahan Tanggamus Defisit Rp101,3 Miliar, Anggaran 2027 Diproyeksikan Rp1,74 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIB

Puan Pimpin Paripurna, DPR Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia

Selasa, 1 September 2026 - 22:34 WIB

9.205 Aduan Membanjiri DPR dalam Setahun, Puan Maharani: Kritik Bukan Jarak dengan Rakyat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pembangunan RTH Sunter Jaya Disorot Warga: Pengamanan, Batas Lahan hingga Akses Jalan Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah

Berita Terbaru

Nasional

Bukan Sekadar Bangun Rumah, AHY Dorong Perubahan Ekosistem

Senin, 14 Sep 2026 - 13:03 WIB