Perempuan Indonesia Maju Konsolidasikan Peran Perempuan Jaga Ketahanan Bangsa Lewat Forum Nasional 2026

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Forum Nasional Perempuan Indonesia 2026 yang digelar Perempuan Indonesia Maju (PIM) menjadi ajang konsolidasi nasional dalam memperkuat peran perempuan di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang kian kompleks. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri sekitar 200 perwakilan dari berbagai daerah dan diarahkan untuk merumuskan program kerja yang akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026.

Mengusung tema “Peran Perempuan Menjaga Ketahanan Bangsa”, forum ini menempatkan perempuan sebagai aktor kunci dalam menjaga stabilitas keluarga, masyarakat, hingga negara. Ketua Umum PIM, Lana T Koentjoro, menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cerminan peran nyata perempuan yang menjangkau berbagai lini, mulai dari lingkup domestik hingga ruang kebijakan publik.

“Perempuan adalah pilar keluarga dan bangsa. Kita membahas berbagai sektor, mulai dari ekonomi keluarga, pendidikan, hingga sosial budaya,” ujar Lana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, forum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemberdayaan perempuan.

Baca Juga :  Juarai Piala AFF Beberapa Waktu Lalu, Presiden Jokowi Terima Kedatangan Timnas U-16 di Istana Merdeka

Diskusi berlangsung dinamis sejak pagi hingga sore dengan pendekatan lintas sektor. Sejumlah isu strategis mengemuka, di antaranya penguatan ekonomi keluarga berbasis perempuan, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta optimalisasi peran perempuan dalam menjaga ketahanan sosial di tingkat masyarakat. Isu perlindungan perempuan, baik di ranah kerja maupun domestik, turut menjadi perhatian dalam forum ini.

Para peserta yang terdiri dari aktivis, akademisi, dan perwakilan komunitas dari berbagai daerah juga menyampaikan pengalaman serta praktik baik di lapangan. Masukan tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif sekaligus memastikan rekomendasi yang dihasilkan bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, forum ini menampilkan geliat ekonomi perempuan melalui kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai produk lokal dipamerkan, bahkan sebagian telah menembus pasar internasional. Kehadiran UMKM menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi perempuan, meski tantangan seperti akses pasar dan keberlanjutan produksi masih menjadi perhatian.

Perhatian peserta juga tertuju pada simbol robot yang ditampilkan dalam forum sebagai representasi pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Lana menekankan bahwa perempuan perlu siap menghadapi transformasi digital agar tetap relevan dan memiliki daya saing.

Baca Juga :  Jaringan Ekonomi Masyarakat Indonesia ( JEMARI ) Peringati Hari Gizi Nasional

“Kalau ingin maju, kita harus mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Forum ini turut mengaitkan peran perempuan dengan momentum peringatan Hari Buruh, khususnya dalam konteks dunia kerja. Isu kesetaraan kesempatan, perlindungan tenaga kerja perempuan, serta keseimbangan antara peran publik dan domestik menjadi bagian dari pembahasan yang mengemuka.

Hasil forum akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan yang selanjutnya disampaikan kepada publik dan para pemangku kepentingan. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat arah kebijakan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Melalui forum ini, Perempuan Indonesia Maju menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi lintas sektor sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai pilar utama dalam menjaga ketahanan bangsa di tengah tantangan global dan dinamika domestik yang terus berkembang.

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru