Tenun Lurik Prasojo Raih Top 50 UKM Ekspor Award 2026

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Warisan tekstil tradisional dari Klaten, Jawa Tengah, kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Tenun Lurik Prasojo berhasil masuk dalam daftar penerima Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026, sebuah apresiasi yang diberikan kepada pelaku usaha yang dinilai konsisten mendorong produk lokal menembus pasar yang lebih luas, termasuk internasional.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh pemilik Tenun Lurik Prasojo, Maharani Setyawan, dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Capaian ini menegaskan posisi kain lurik sebagai bagian dari industri kreatif yang mampu beradaptasi dengan dinamika zaman tanpa meninggalkan nilai tradisi.

Maharani menuturkan bahwa penghargaan ini bukan semata pencapaian bisnis, melainkan bentuk pengakuan terhadap keberlanjutan budaya. Di tengah derasnya arus modernisasi dan produk tekstil massal, kain tenun tradisional dinilai masih memiliki ruang untuk tumbuh jika dikembangkan secara inovatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tenun Lurik Prasojo sendiri telah beroperasi sejak 1950 dan kini dikelola oleh generasi ketiga keluarga pendiri. Seiring waktu, orientasi usaha mengalami transformasi. Jika pada masa awal lebih banyak berfokus pada produksi skala pabrik, kini Prasojo memperluas jangkauan melalui pengembangan produk ritel, kolaborasi fesyen, hingga penetrasi pasar ekspor.

Baca Juga :  BRI BO Labuan Salurkan Bantuan Sembako Melalui Program BRI Peduli TJSL

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil dengan masuknya produk Tenun Lurik Prasojo ke pasar Thailand. Selain itu, Prasojo juga aktif mengikuti pameran dan ajang fesyen berskala internasional, termasuk Indonesia Global Halal Fashion, dengan menghadirkan kain lurik berbahan benang bersertifikat halal sebagai bagian dari strategi diferensiasi produk.

Dalam penguatan ekosistem usaha, Tenun Lurik Prasojo telah dikukuhkan sebagai holding UMKM, yang memungkinkan keterlibatan lebih luas para pengrajin lurik di sekitarnya. Skema ini tidak hanya memperluas kapasitas produksi, tetapi juga membuka akses pasar dan pembinaan bagi pelaku usaha kecil yang berada di bawah naungan Prasojo.

Seluruh aktivitas produksi dan pemasaran terpusat di Klaten, dengan showroom dan pabrik yang berada dalam satu kawasan. Meski belum membuka cabang di wilayah lain, distribusi produk dilakukan melalui penjualan langsung kepada konsumen serta pemanfaatan berbagai platform marketplace digital.

Baca Juga :  BRI Kanca Serang Gelar Sosialisasi Produk KPR di PT CJ Feed and Care Indonesia

Dari sisi harga, kain lurik produksi Prasojo ditawarkan dengan rentang yang kompetitif, mulai dari Rp40.000 hingga Rp295.000 per meter. Variannya meliputi lurik katun, lurik berbahan benang bersertifikat halal, hingga lurik batik yang menyasar segmen pasar berbeda.

Ke depan, Maharani berharap penggunaan kain tenun, khususnya lurik, dapat semakin luas di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum. Peningkatan permintaan, menurutnya, akan berdampak langsung pada keberlangsungan para pengrajin dan ekosistem tenun nusantara secara keseluruhan.

Sebelum meraih penghargaan tahun ini, Tenun Lurik Prasojo juga telah mencatatkan sejumlah prestasi, di antaranya menerima Penghargaan Upakarti dari Istana Negara pada 2012 serta memperoleh dukungan pembiayaan dari LPDB Kementerian Koperasi.

Saat ini, Tenun Lurik Prasojo menyerap sekitar 250 tenaga kerja, sekaligus melibatkan banyak UMKM mitra di luar pabrik. Pasca pandemi, strategi pemasaran digital menjadi tumpuan utama dan kini berjalan beriringan dengan pemulihan penjualan offline yang kembali menunjukkan tren positif.

Berita Terkait

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical
GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC
Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Berita Terbaru