Rakernas APDESI 2026, Kades Sumberkola Soroti Ketahanan Pangan Desa

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Kepala Desa Sumberkola, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Supandi, turut menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) periode 2026–2031 yang digelar di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Senin (16/2/2026).

Rakernas nasional yang mengusung tema “Konsolidasi APDESI dalam Sinergi Asta Cita dan Panca Nusantara” tersebut dihadiri sekitar 1.000 peserta yang terdiri atas perwakilan 37 DPD APDESI tingkat provinsi, 416 DPC kabupaten, serta 18 DPC kota dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi organisasi kepala desa dalam memperkuat peran desa sebagai motor pembangunan nasional.

Pelantikan pengurus DPP APDESI periode 2026–2031 dipimpin oleh Ketua Umum terpilih, H. Junaedi Mulyono, didampingi Sekretaris Jenderal Wahyudin Mapparenta. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang solid, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan desa ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai kegiatan, Supandi menyampaikan harapannya agar kepengurusan DPP APDESI yang baru mampu mengonsolidasikan kekuatan organisasi hingga ke tingkat daerah.

Baca Juga :  KKP Petakan 200 Titik Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Papua

“Dengan dilantiknya pengurus DPP yang baru, harapannya APDESI dapat mengorkestra jajaran di bawah secara lebih terstruktur, sehingga tercipta sinergi yang saling menguntungkan dengan kementerian-kementerian yang membidangi desa,” ujar Supandi.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menyukseskan berbagai agenda nasional, termasuk program pembangunan dan ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tujuan akhirnya tetap satu, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) maupun padat karya yang diamanatkan melalui regulasi kementerian harus benar-benar menjadi pengungkit ekonomi desa,” jelasnya.

Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Supandi juga memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan di Desa Sumberkola. Menurutnya, implementasi KDMP dan program padat karya telah memberikan dampak positif, khususnya dalam menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Di Sumberkola, kami sudah membangun gerai desa dan mengembangkan beberapa unit usaha hasil musyawarah desa. Salah satunya budidaya kepiting soka, selain usaha kebutuhan pokok dan sektor lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Olahraga Rutin Dukung Program Work Life Balance

Ia menilai, koperasi desa memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen penguatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM desa agar memiliki akses permodalan, distribusi, dan pasar yang lebih luas.

Menurut Supandi, penguatan koperasi dan unit usaha desa juga sejalan dengan agenda nasional ketahanan pangan, sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah desa dalam menjawab tantangan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Sebagai organisasi yang menaungi kepala desa dan perangkat desa aktif maupun purna bakti, DPP APDESI dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan desa dan memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

Kehadiran Supandi dalam Rakernas APDESI ini menegaskan komitmen Pemerintah Desa Sumberkola untuk terus berperan aktif dalam konsolidasi nasional, sekaligus mengoptimalkan berbagai program pembangunan desa demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru