Pondok Pesantren Miftahur Rabbani Batam Mengkader Anak Bangsa Berkualitas dan Berbudi Luhur

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, Suararealitas.co – Pondok Pesantren Miftahur Rabbani di Batam, didirikan pada tahun 2011 oleh KH. Asep Ahmad Rabbany Hidayat (AA Rabbani), dengan sistem kurikulum yang terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran Al Quran dan kitab kuning secara intensif. Adapun kegiatan belajar mengajar para santri langsung dibina dan diasuh oleh para guru/ustadz professional lulusan dari berbagai pondok pesantren dan perguruan tinggi.

“Sudah saatnya kita harus mengembangkan dan melaksanakan proses pendidikan yang berkualitas, propesional, berkeseimbangan dan berorientasi kedepan dengan berdasarkan Iman dan Taqwa”, ungkap AA Rabbani selaku Pimpinan Pondok Pesantren Miftahur Rabbani Kecamatan Bengkong Kota Batam Kepulauan Riau.

AA Rabbani menjelaskan bahwa membangun tatanan sistem pendidikan yang berbudaya dan berperadaban Islami ini, Ponpes Miftahur Rabbani memiliki Panca Jiwa Pondok, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah islamiyah dan keterbukaan.

“Disamping itu kita memiliki motto pondok yaitu berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran terbuka. Dengan prinsip dasar itu kami dapat meningkatkan kualitas kecerdasan para santri, yaitu Intelektual, Emosional dan Spiritual”, tambah AA Rabbani.

Pendidikan Ponpes Miftahur Rabbani sudah memiliki 3 jenjang pendidikan yaitu Kelas Ula (setingkat SD), Kelas Wustha (setingkat SMP), dan Kelas Ulya (setingkat SMA). Di tiga kelas tersebut para santri akan fokus menguasai ilmu keislaman seperti fiqih, hadits, bahasa Arab, tafsir, ahlak, tajwid, dan lain-lain, disamping itu para santripun aktif dalam peningkatan kegiatan seni dan olah raga. Namun, meskipun fokus kepada ilmu agama, para santri nantinya akan mendapatkan ijazah persamaan sesuai jenjangnya.

Baca Juga :  Menjaga Kebugaran di Momen Lebaran Dengan Fitur Canggih dari Garmin Forerunner 265 dan Forerunner 965

“Di era globalisasi ini, negara memerlukan sarana untuk pembinaan kader-kader muslim yang unggul, tangguh dan berkualitas serta memiliki budi pekerti yang islami. Semoga Ponpes ini bisa menjadi sarana dan harapan bagi masyarakat, khususnya di kota Batam, serta menunjang dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan dan mencerdaskan anak-anak bangsa”, pungkasnya.[]

 

 

Penulis : ASH

Editor : Eka

Berita Terkait

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
Pengcab PSTI Bersama Disdik Kabupaten Tangerang Laksanakan Sosialisasi Coaching Clinic Sepak Takraw ‎
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
YLBHK-PADI Soroti SPMB Tangsel 2026, Minta Gubernur Banten Audit Dugaan Ketidakadilan Jalur Prestasi
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pengcab PSTI Bersama Disdik Kabupaten Tangerang Laksanakan Sosialisasi Coaching Clinic Sepak Takraw ‎

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru